Tim Nawacita Presiden Jokowi Blusukan Ke Desa Cinta Asih, Ada Apa..?

0
678
Dijual Rumah

BuktiPers.Com – Cianjur (Jabar)

Tim Nawacita Presiden, Ruri Jumar Saef mewakili Ketua Tim Joko Daryanto, yang juga adik Jokowi blusukan ke Desa Cinta Asih Kecamatan Gekbrong Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Selasa (7/8/2018).

Tim langsung menuju lahan Hak Guna Usaha (HGU) eks PT. Harjasari di Desa Cintaasih, Kecamatan Gekbrong.

Pantauan lapangan, kegiatan blusukan dihadiri puluhan warga sekitar, petani penggarap dan tokoh masyarakat. Saat pertemuan tersebut, mereka mengungkapkan segudang permasalahan dan harapannya kepada Ruri.

Bahkan para petani penggarap, tanpa sungkan menagih janji Presiden soal realisasi program Nawacita Jokowi.

Seorang petani penggarap Aki Ece (72) mempertanyakan status tanah garapan yang telah mereka kelola hingga saat ini, apalagi banyak yang mengaku memiliki lahan itu. Ia berharap janji Jokowi sertifikasi tanah gratis dapat terealisasi di eks HGU.

“Kami ingin ada kepastian kepemilikan lahan, sehingga bisa tenang dalam mengelola lahan, kami titipkan harapan Kami,” ungkapnya.

Menanggapi permintaan dan pertanyaan warga, Ruri mengatakan blusukan untuk menggali informasi sekaligus menjaring aspirasi masyarakat terkait sejumlah program utama pemerintah pusat di daerah. Melalui program nawacita, Jokowi telah melaksanakan pembangunan infrastruktur di seluruh wilayah.

“Pada infrastruktur jalan, presiden telah membangun jalan Trans Sumatera, trans Kalimantan, Trans Jawa, Trans Sulawesi dan Trans Papua. Presiden pun membangun pelabuhan untuk integrasikan program tol laut di seluruh Indonesia,” katanya.

Presiden Jokowi lanjutnya, meluncurkan program cetak sawah dan dilaksanakan untuk membuka 1 juta hektare sawah baru di luar wilayah Jawa. Rehabilitasi jaringan irigasi desa seluas 3 juta hektare dan Program pemberian sertifikasi gratis (land reform) 9 juta hektar.

“Tak hanya itu, Jokowi juga membangun 64 bendungan di seluruh indonesia serta penyediaan listrik 35000 MW untuk menjadikan indonesia terang,” tuturnya.

Ruri memastikan semua keluhan dan aspirasi warga akan disampaikan langsung kepada Presiden. Berbagai program tersebut diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Sepanjang itu untuk kepentingan masyarakat, Presiden akan memberikan sertifikat gratis,” sebutnya.

Meski begitu, lanjut Ruri masyarakat harus mengikuti prosedur dan aturan yang berlaku dalam mengajukan sertifikat gratis. Salah satunya melalui pembentukan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) atau koperasi desa.

“Sertifikasi tanah gratis melalui BUMDes atau koperasi menjadi pilar dalam pengembangan ekonomi desa. Masyarakat harus mandiri dan sejatera melalui optimalisasi potensi sumber daya alam dan sumber daya manusia di desanya,” terangnya.

Ruri berharap, program pemerintah pusat juga merambah pada pembangunan SDM dan para kepala daerah proaktif menyambut program pusat.

“Pemanfaatan dan pengelolaan lahan tidur menjadi produktif agar petani dapat sejahtera di tanahnya sendiri dengan memberikan status kepemilikan tanah yang sah kepada petani penggarap” pungkasnya. (NS/Red)