Tim Pengawal Curi HP Bupati Asahan Senilai Rp 36 Juta, Sakit Hati Karena Majikan Pendusta

0
1
Uleng, tim pengawal Bupati Asahan curi handphone inventaris milik Bupati Asahan. Mengaku sakit hati karena anak dijanjikan kerja, Senin(29/8/2022). (Alif Alqadri Harahap / Tribun-Medan.com)
Dijual Rumah

Asahan, buktipers.com – Angga alias Iwan alias Uleng, tim pengawal Bupati Asahan, Surya nekat curi HP sang majikan lantaran menganggap atasannya itu adalah pendusta.

Uleng sakit hati pada Bupati Asahan, karena dinilai tidak menepati janji.

Uleng menyebut, Bupati Asahan sempat berjanji, akan memberdayakan ketiga anaknya di Pemkab Asahan.

“Sejak beliau nyalon jadi Bupati tahun 2019 sudah dijanjikan, terus saya tagih, sampai sekarang enggak ditepati,” kata Uleng, Senin (29/8/2022).

Uleng menyebut, tiap kali dia menagih janji pada Bupati Asahan, sang majikan selalu beralasan bahwa tidak ada lagi pekerjaan untuk anaknya.

Padahal, kata Uleng, Bupati Asahan sempat meminta ijazah ketiga anaknya.

“Katanya enggak ada kerjaan,” terang Uleng.

Karena sakit hati terus dibongi majikannya, Uleng pun nekat membobol kamar tidur Bupati Asahan Surya.

Uleng diam-diam mencongkel jendela kamar Bupati Asahan menggunakan obeng.

Setelah berhasil mencongkel jerjak besi kamar, Uleng masuk dan mengambil HP yang ada di dalam laci.

“Menurut pengakuannya, dia baru sekali mencuri selama bekerja di sana (rumah dinas),” kata KBO Sat Reskrim Polres Asahan, Iptu Erwin Syahrizal.

Ia mengatakan, dari pengakuan Uleng, dia sakit hati dengan Bupati Asahan.

“Itu handphone milik inventaris yang dipergunakan oleh Bupati Asahan. Jadi itu punya pemkab,” ujar Erwin.

Akibat perbuatannya, Uleng disangkakan Pasal 363 KUHPidana dengan ancaman pidana 7 tahun penjara.

 

Sumber : tribunnews.com