Tim V Laksanakan Safari Ramadhan di Masjid Al Barokah

0
6
Tim Safari Ramadhan saat menyerahkan bantuan.
Dijual Rumah

Sergai, buktipers.com – Tim V laksanakan safari ramadhan di Masjid Al Barokah, Dusun III Desa Sungai Buluh, Kecamatan Sei Bamban, Kabupaten Sergai, Senin (3/5/2021) sore hinga malam.

Dalam safari ramadhan tersebut, diketuai Johan Sinaga SE, M.AP selaku Kepala Dinas PUPR Sergai, bersama rombongan yang hadir yakni, Kepala Bapeda Kabupaten Serdang Bedagai, Ir Hj. Prihartina, M.Si, Sekretaris Bappeda, Takdir Manurung, SP, MP, Kabid PSDA Dinas PUPR, Reza Firmansyah, ST, penceramah, Drs Rusydi Saman, Zarkasih BA dan para wartawan.

Selain itu, hadir juga Anggota DPRD Sergai, Yusnani, Sekcam Sei Bamban, Razali, Kades Sei Buluh, Dzulpansyah, Tokoh Agama, dan masyarakat sekitar.

Sawal, selaku Nazir Masjid Al Barokah dalam sambutannya mengatakan, selamat datang para rombongan tim V Safari Ramadhan Pemkab Sergai, dan puji syukur kita kepada Allah SWT yang dimana diberi kesehatan kepada kita, sehingga kita bisa berjumpa dalam acara safari ramadhan, di Masjid Al Barokah Dusun III Desa Sungai Buluh.

Sementara, Bupati Sergai melalui Kadis PUPR, Johan Sinaga menyampaikan salam dari Bupati Sergai kepada masyarakat Sungai Buluh. “Beliau juga sedang melaksanakan kegiatan safari ramadhan di desa Bogak besar, “ucap Johan.

Dijelaskan, kunjungan safari ramadhan ini adalah upaya memperkuat tali silaturahmi antara Pemerintah dengan masyarakat. Hal ini juga berguna untuk menyerap aspirasi masyarakat sebagai salah satu komunikasi yang bisa dibangun.

Dalam kegiatan ini, ada sebanyak 17 tim ditargetkan mengunjungi 51 masjid di Kabupaten Sergai.

Pada saat ini, Pemkab Sergai juga menggalang pengumpulan dan penyaluran zakat harta para PNS di lingkungan Pemkab Sergai. Adapun penyalurannya adalah memberikan apresiasi kepada bilal mayit sebanyak 1.555 orang dan guru ngaji sebanyak 1.286 orang.

Hal ini merupakan sebagian kecil dari program Pemerintah Kabupaten Sergai yang berupaya mewujudkan Kabupaten Serdang Bedagai yang Mandiri, Sejahtera dan Religius, katanya.

Wujud empati yang lain adalah, bagaimana kita lihat saat ini masyarakat Indonesia, bahkan warga dunia yang sedang menghadapi pandemi Covid-19. Oleh karena itu, karena pandemi yang berkepanjangan ini, mengharuskan kita tetap patuh dan taat terhadap protokol kesehatan, ujarnya.

Selain itu, hal ini juga didukung dengan dilakukan vaksinasi massal secara kompak dan konsisten bagi seluruh masyarakat Indonesia.

Berkaitan dengan itu pula, menjelang Idul Fitri 1442 H, Pemerintah telah mengeluarkan aturan yang ketat terhadap larangan mudik, maupun larangan bepergian dari luar wilayah tempat tinggal berlaku mulai tanggal 6 Mei hingga 17 Mei 2021. Aturan ini dilakukan dalam rangka mencegah penyebaran Covid-19, katanya lagi.

“Jika virus Covid-19 tidak menyebar, maka tidak akan ada penduduk yang terpapar,” kata Johan mengakhiri.

 

(ML.hrp)