Tim Verifikasi Kota Sehat Kunjungi Tebing Tinggi

0
668
IMG-20170927-WA0002

BuktiPres.Com – Tebing Tinggi (Sumut)

Tim verikasi dan validasi Kota Sehat Nasional dari Kemenkes RI dipimpin Eko Budi Yunihasto dan Retno Juli Siswantari kunjungi Kota Tebing Tinggi yang merupakan satu-satunya Kota di Sumut yang diverivikasi, Selasa (26/9/2017).

Tim yang datang sempat terlambat karena macat total di daerah Kampung Pon akibat mobil truk terbalik di jalan lintas Tebing Tinggi – Medan. Tim diterima langsung Walikota Tebing Tinggi H. Umar Zunaidi Hasibuan dan pimpinan OPD.

Dalam ucapan selamat datang tim verifikasi H. Umar Zunaidi Hasibuan menyampaikan terima kasih atas perhatiannya terhadap Kota Tebing Tinggi yang merupakan satu-satunya kota di Sumut untuk dilakukan verifikasi sebagai Kota Sehat tingkat Nasional.

Disampaikan Walikota berbagai upaya sudah dan akan terus dilakukan Pemerintah Kota Tebing Tinggi untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat kota Tebing Tinggi, diantaranya melalui makanan.

Yang dilakukan diantaranya adanya pembibitan padi organik di Tebing Tinggi, juga urban farming yang merupakan tanaman sayuran tanpa pestisida melalui komposninasinya.

Untuk pembinaan kesehatan masyarakat aktifitas Posyandhu, Puskeskel, kelompok-kelompok senam jantung sehat, pemberantasan nyamuk dengan bekerja optimalnya kader jumantik di Kelurahan.

Hampir semua kegiatan mendukung menuju masyarakat Tebing Tinggi Sehat terus dipotimalkan kegiatannya dari berbagai aspek pembangunan dengan melibatkan masyarakat secara langsung, ujar Walikota.

Sementara itu Ketua Tim Verifikasi, Eko Budi Yunihasto menyatakan tim verifikasi lapangan ini memberikan evaluasi bukan untuk perlombaan, melainkan sebuah apresiasi dari Pemerintah Pusat terhadap Kabupaten/ Kota di Indoensia.

Dari awalnya ada 174 Kota dan Kabupatan yang memperoleh verifikasi, namun untuk selanjutnya hanya tinggal 78 Kota/Kab dan termasuklah Kota Tebing Tinggi salah satu diantaranya.

Kita datang ke suatu daerah yang masuk dalam nominasi Kota Sehat, bukan sekedar memberikan penilaian saja, tetapi ingin mengetahui secara pasti apa yang dikerjakan secara sinergi Pemerintah Kota dengan masyarakatnya.

Yang paling penting itu program ini berjalan atas kemauan masyarakat dan dilakukan secara baik, terutama melakukan perbahan minset, bukan hanya sekedar Pemerintah saja yang melaksanakannya, tetapi masyarakatnya itu yang terbaik, ujarnya.

Eko Budi memberi contoh ada disuatu daerah yang kantor Bupatinya di bakar masayarakat, apakah hal ini layak disebut sebagai Kota Sehat, tentunya tidak, karena cara berfikir warganya belum sehat, ini pekerjaan yang paling sulit, merubah minset (cara berfikir sehat).

Usai memberikan arahan di Gedung Hj. Sawiyah, tim verifikasi langsung meninjau beberapa lokasi yang dilaksanakan program menuju kota sehat dari berbagai aspek pembangunannya. (Hormianna/Red)