Tinggal di Gubuk Reot, Nurmah dan Empet Kakak Beradik Dambakan Bantuan

0
213
Kondisi Nurmah (50) dan adiknya, Asmah (45) yang tinggal bersama, di rumah gubuk berdinding tepas dan berlantaikan tanah, di Dusun III, Desa Nagur, Kecamatan Tanjung Beringin, Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai).
Dijual Rumah

Sergai, buktipers.com – Nurmah (50) dan adiknya, Asmah (45) yang sering dipanggil Empet adalah kakak beradik yang tinggal bersama, di rumah gubuk berdinding tepas dan berlantaikan tanah, di Dusun III, Desa Nagur, Kecamatan Tanjung Beringin, Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai).

Kondisi mereka sangat memprihatinkan dan sangat membutuhkan bantuan dari Pemerintah dan juga uluran tangan para dermawan.

Mereka hidup dengan apa adanya dan untuk menyambung hidup, Nurmah bekerja mencari ranting kayu, di hutan, dan kalau ada waktu luang, dia menyempatkan diri bekerja mencari barang butut.

“Lumayan Pak, kadang saya dapat rezeki mencari ranting kayu, sehari menghasilkan Rp 10.000, itupun jika ada tetangga yang memesan, “ucap Bu Nurmah, kepada Media Buktipers, Rabu (18/11/2020) siang.

Masih kata Nurmah, semenjak suaminya meninggalkannya dan entah dimana perginya, dia terpaksa hidup mandiri dan membantu adiknya, Asmah atau yang sering dipanggil orang Empet, lantaran jari kaki adiknya itu dempet.

Maaf Pak, adik saya Asmah ini sedikit mengalami keterbelakangan mental. Karena sejak suaminya meninggal, belasan tahun lalu, dia selalu memikirkan anak gadisnya yang dirawat orang dan hingga sekarang tidak tahu keberadaannya, ucap Bu Nurmah yang juga  kurang pendengaran.

Bu Nurmah dan adiknya, Asmah sangat berharap kepada siapapun baik itu Pemerintah dan juga para dermawan untuk membantu, mengurangi beban hidupa mereka.

 

(ML.hrp)