TNI AL Labuan Bajo Temukan Kapal Bawa 5,5 Ton Minyak Tanah Ilegal, ABK Loncat ke Laut

0
6
Personel Pangkalan TNI AL Labuan Bajo menyita 5,5 ton minyak tanah ilegal dari sebuah kapal di Perairan Gua Rangko Tanjung Boleng. (Foto: iNews/Yoseph Mario Antognoni)
Dijual Rumah

Labuan Bajo, buktipers.com – Anggota Pangkalan TNI AL Labuan Bajo menemukan kapal membawa 5,5 ton bahan bakar minyak jenis minyak tanah tanpa dokumen resmi (ilegal) di perairan Gua Rangko, Desa Tanjung Boleng, Manggarai Barat, NTT, Kamis (31/3/2022) pagi.

Sementara para anak buah kapal (ABK) langsung meloncat ke laut melihat kedatangan kapal petugas. Komandan Pangkalan TNI AL Labuan Bajo Letnan Kolonel Laut (P) Roni mengatakan, 5,5 ton minyak tanah tersebut terbagi dalam 279 jeriken di sebuah kapal kayu berukuran 12 meter warna putih. Sejauh ini belum mengetahui pemilik minyak tanah tersebut.

“Informasi yang ditanyakan ke masyarakat Boleng akan dibawa (muatan) dari Labuan Bajo ke Sape (Nusa Tenggara Barat),” ujarnya saat konferensi pers di Pelabuhan Pelni Labuan Bajo, Kamis (31/3/2022).

Roni menjelaskan, temuan ini berawal dari laporan anak buahnya yang mencurigai kegiatan bongkar muat kapal yang dipenuhi jeriken pada pukul 04.00 WITA.

Kemudian sembilan personel TNI AL pun mendekati kapal tersebut untuk penyelidikan awal ke lokasi. Namun kondisi air laut surut mengakibatkan kapal patroli tidak bisa mendekat.

Setelah situasi kondusif, mereka mendekat ke tempat kejadian. Namun kedatangan petugas diketahui para awak kapal yang langsung melompat ke laut dan menghilang.

“Anggota tidak mengejar mereka karena fokus pada penyitaan barang bukti itu,” katanya.

Usai menyita barang bukti itu, anggota lalu serah terima berita acara ke petugas Polres Manggarai Barat untuk mendapatkan penyelidikan lebih lanjut.

“Kami harus cegah, kalau tidak akan terjadi terus menerus dan merugikan masyarakat Manggarai Barat dan Sape,” ucapnya.

 

Sumber : iNews.id