TNI Gadungan Dibekuk Personil Kodam XII/Tpr, Mobil Wanita Kencannya Digelapkan  

0
354
Oknum TNI gadungan inisial Wen yang diringkus.(foto/ist)
Dijual Rumah

Buktipers.com Pontianak (Kalbar)

Kodam XII/Tanjungpura meringkus oknum TNI gadungan inisial Wen alias Muhammad Yusron alias Jabe (26) penduduk Kelurahan Sungai Raya.

Terduga TNI gadungan itu dibekuk di depan Gang Sahabat, Sungai Raya, Kecamatan Arang Limbung, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat, Sabtu malam (19/1/2019) sekira pukul 20.30 WIB.

Kepala Penerangan Kodam XII/Tpr, Kolonel Inf Aulia Fahmi Dalimunthe SSos membenarkan penangkapan oknum TNI gadungan tersebut di Media Center Kodam XII/Tpr, Jalan Teuku Umar Nomor 47, Kota Pontianak, Minggu (20/1/19) pagi.

Kolonel Inf Aulia Fahmi Dalimunthe menjelaskan, Jabe ditangkap setelah adanya laporan dari Kristina Antasari kepada personil Deninteldam XII/Tpr.

Kristina dalam laporannya mengungkapkan, bahwa dirinya merasa ditipu Wen alias Jabe karena melakukan penggelapan sepeda motor (Mio) dan mobil (Datsun DB KB 1092 DC) yang dibawa lari tersangka.

Kepada Kristina Antasari, terduga pelaku mengaku sebagai anggota TNI dari Satuan Deninteldam XII/Tanjungpura, Kodim 1207/BS dan TNI AU.

“Atas dasar laporan tersebut, personil kita melakukan pengembangan informasi, untuk mengintai titik-titik yang dimungkinkan jadi tempat tongkrongan yang bersangkutan. Selanjutnya membagi sektor pencarian terhadap pelaku,” ujar Kapendam XII/Tpr.

Lanjut Kapendam XII/Tpr, dari hasil pengembangan informasi yang dilakukan personil Kodam XII/Tpr, diketahui bahwa Wen sering nongkrong di depan Gg.Sahabat Kelurahan Sungai Raya, Kecamatan Arang Limbung, Kabupaten Kubu Raya.

Selanjutnya sararan dipantau sejak pukul 15.00 WIB oleh personil Kodam XII/Tpr. Tepat pukul 20.30 Wib, Wen keluar dari tempat persembunyiannya, tanpa membuang waktu, personil langsung dilakukan penangkapan terhadap Wen.

Dari pemeriksaan, Wen membenarkan kepada teman-teman wanitanya dia mengaku diri sebagai anggota TNI, bahkan untuk meyakinkan teman kecannya, Wen membeli seragam TNI serta senjata api rakitan jenis pistol revolver yang dibeli pada tahun 2016 dari temannya Dris (sedang dilakukan pengembangan) seharga Rp1,5 juta, dan senjata tersebut sering ditunjukan kepada teman wanitanya agar mau dijadikan pacarnya, terang Kapendam XII/Tpr.

Dalam kasus ini, petugas menyita barang bukti tiga buah HP dan dua diantaranya terdapat wallpaper foto tersangka menggunakan seragam TNI, serta terdapat beberapa foto-foto dirinya menggunakan pakaian TNI, korek api 3 buah, topi Kavaleri, dan tas selempang warna coklat.

Usai diperiksa oleh personil TNI, selanjutnya pada pukul 23.15 Wib tersangka diserahkan ke Polresta Pontianak untuk dilakukan proses hukum lebih lanjut.

Dari catatan kepolisian, ternyata Wen adalah DPO dari Polresta Pontianak, tercatat pada Laporan Daftar Pencarian Orang (DPO) Polresta Pontianak Kota No: LP/1760/VIII/2017/Kalbar/Resta PTK tanggal 18 Agustus 2017.

Status DPO nya terkait kasus penganiayaan terhadap Monalisa serta mengaku bahwa dirinya anggota TNI AU dari Satuan Deninteldam XII/Tanjungpura, serta kasus kepemilikan senjata api rakitan laras pendek jenis Revolver dan 5 butir amunisi yang berhasil diamankan Kodam XII/Tpr, namun saat itu tersangka berhasil melarikan diri pada tahun 2017 lalu.(Pendam XII/Tpr/Bayu)