Beranda Lintas Provinsi TNI – Polri Cari Hot Spot di Kecamatan Putussibau Utara

TNI – Polri Cari Hot Spot di Kecamatan Putussibau Utara

42
0
Kapolsek Putussibau Utara, Iptu Sutikno bersama Danramil 1206-06 saat memberikan arahan, di Mapolsek Putussibau Utara. (Foto/Bayu)

Buktipers.com – Kapuas Hulu (Kalbar)

Kapolsek Putussibau Utara, Iptu M. Sutikno, bersama Danramil 1206-06/Psb, melakukan koordinasi, di ruangan penjagaan Mapolsek dan dilanjutkan dengan apel bersama, guna persiapan pengecekan titik hot spot/titik api dan patroli Karhutla, menindak lanjuti adanya 1 titik hot spot dari Satelit Lapan yang berada di titik koordinat 0.877987,112.95253, Rabu (10/7/2019), lalu, sekitar pukul 18.30 WIB.

Setelah dilakukan pencarian di titik tersebut, menunjukkan, bahwa lokasi berada di wilayah hukum Polsek Putussibau Utara (Desa Nanga Sambus), dengan titik koordinat  0.877987,112.95253.

Kapolsek Putussibau Utara, Ipda Sutikno mengatakan, hasil pencarian sementara, belum ditemukan lokasi lahan yang terbakar sesuai titik hot spot, mengingat waktu sudah malam dan lokasi tersebut tidak dapat ditempuh dengan menggunakan kendaraan bermotor. Dikarenakan akses jalan sulit dijangkau (harus melewati hutan dan rawa), katanya saat dikonfirmasi Wartawan, Kamis (11/7/2019).

Baca Juga!  Pendayung Putra Kalteng Torehkan Prestasi Dalam Internasional Dragon Boat Festival

Dijelaskannya, patroli dan pencarian titik hot spot selesai pada sekitar pukul 20.35 WIB.

Menurut dia, pada bulan Juli 2019 di Kabupaten Kapuas Hulu, telah memasuki musim Kemarau dan selama kurun waktu 2019, di wilkum Polsek Putussibau Utara, baru terdapat 1 lokasi titik api, sambil melakukan pencarian Polsek Putussibau Utara melalui Bhabinkamtibmas dan Unit Intelkam akan melakukan kampanye pencegahan dan larangan pembakaran hutan dan lahan.

Sehingga lambat laun warga bisa mengerti tentang bahaya Karhutla yang akan menimbulkan gangguan pernafasan, polusi udara dan pencemaran lingkungan.

Pembakaran lahan masih dilakukan oleh warga masyarakat dengan dalih untuk membuka lahan pertanian dengan cara berpindah tempat, sehingga tidak menutup kemungkinan di wilayah Kapuas Hulu, khususnya wilayah Putussibau Utara akan terdapat titik api kembali.

Baca Juga!  Terlalu…Bapak Bejat Ini Lampiaskan Nafsunya Sama Anak Kandung selama 5 Tahun

Dikarenakan pada bulan Juli 2019, sudah memasuki musim kemarau dan akan dimanfaatkan oleh warga untuk membuka lahan pertanian dengan cara membakar lahan.

Polsek Putussibau Utara dan Koramil 1206-06/PSB akan selalu siaga dan melakukan kampanye Karhutla, serta memberikan himbauan kepada warga untuk tidak membuka lahan dengan cara dibakar. Selain itu juga akan melakukan sosialisasi terkait larangan pembakaran hutan/lahan dengan mensosialisasikan serta memberikan himbauan tentang peraturan dan Undang-Undang terkait.

 

(Bayu)

Loading...