TNI Ringkus Pelaku Penyelundupan Ratusan Kotak Teh Illegal asal Negeri Gajah Putih

0
327
Ratusan kotak berisikan teh illegal produk asal Thailand, yang diamankan TNI, di Desa Upah, Kecamatan Bendahara, Kabupaten Aceh Tamiang. (Foto/Tarmizi Puteh/Red)
Dijual Rumah

Buktipers.com – Aceh Tamiang (Aceh)

Satuan Tim Intel Korem 011/Lilawangsa,  berhasil menggagalkan penyelundupan ratusan kotak berisikan teh illegal produk asal Thailand, di Desa Upah, Kecamatan Bendahara, Kabupaten Aceh Tamiang.

Dari hasil penangkapan tersebut, selain diamankan berbagai jenis kemasan kotak, diantaranya, teh hijau, teh merah dan teh bunga illegal, merupakan produk asal Thailand yang tidak memiliki izin pita cukai, maupun kelengkapan dokumen lainnya.

Juga ikut diamankan satu unit handphone dan satu lembar KTP milik pelaku, terang Komandan Korem (Danrem) 011/Lilawangsa, Kolonel Inf Purmanto, melalui Dantim Intel Korem 011/Lilawangsa, Kapten Inf Abdul Majid, kepada Buktipers.com, Selasa (8/1/2019).

Kronologis penangkapan tersebut, sebelumnya berawal  informasi masyarakat, tentang akan adanya transaksi penyelundupan narkoba, bersama barang lainnya dari Thailand,  Kamis (3/1/2019), lalu.

Selanjutnya  dari informasi tersebut, dilakukan penyelidikan. Sekaligus Tim Intel Korem 011/Lilawangsa turun ke TKP. Informasi terakhir yang didapat akan ada transaksi di Lapangan Merdeka, Kota Langsa, jalan WR.  Supratman.

Dan sekitar pukul 14.30 WIB, terlihat para pelaku sedang mencoba melakukan transaksi dengan salah seorang,  namun sebelum terjadi transaksi.

Tim Intel Rem 011/ Lilawangsa menyergapnya, terang Kapten Inf Abdul Majid.

Hasil penyergapan, tim hanya berhasil menemukan 20 kotak kecil teh yang diduga illegal berasal Thailand  yang rencananya akan diangkut para pelaku, menggunakan kendaraan roda empat jenis Avanza Veloz (putih) dengan Nopol BL 1398 NZ dan tidak ditemukan dugaan transaksi narkotika, ungkap Dantim.

Ratusan kotak berisikan teh illegal produk asal Thailand, yang diamankan TNI, di Desa Upah, Kecamatan Bendahara, Kabupaten Aceh Tamiang. (Foto/Tarmizi Puteh/Red)

Hasil pengembangan  tim intel Korem 011/Lilawangsa terhadap  pelaku yang tertangkap berisinial JP (21), warga Desa Upah, Kecamatan Bendahara, Kabupaten Aceh Tamiang.

Tim  kembali menemukan ratusan kotak teh hijau, teh merah dan teh bunga yang disimpan di rumah orang tua pelaku, di jalan Medan – B. Aceh, Desa Simpang IV Opak, Kecamatan Karang Baru, Kabupaten Aceh Tamiang.

“Dari keterangan pelaku, barang tersebut berasal dari Negara Thailand dibawa melalui jalur perairan,  menggunakan Kapal Kayu yang diselundupkan di pelabuhan tikus , Kecamatan Seruway.

Menurut keterangan pelaku, barang tersebut dibeli dari rekannya, berisinial Uwek (35), warga  Kecamatan Seuruway, Kabupaten Aceh Tamiang.

Oleh rekannya, barang tersebut, diantarkan  ke ke rumah orang tua pelaku JP (21). Dan pelaku JP, mengaku  telah melakukan transaksi teh Thailand illegal selama 1 tahun dan barang tersebut  akan diedarkan ke Wilayah Provinsi Aceh, Sumatera Utara (Sumut), Jakarta, Sulawesi, Kalimantan, Palembang, Papua dan Provinsi Bali, sebut Dantim.

“Barang bukti, berupa ratusan kotak teh bersama  tersangka, saat ini telah diamankan dan diserahkan ke Bea Cukai Kuala Langsa untuk proses lebih lanjut ,“ujar Dantim Intel Korem 011/Lilawangsa.

Kapten Inf Abdul Majid, menambahkan,  bahwa untuk menjaga dan membongkar indikasi kejahatan seperti ini, maupun lainnya, bukan hanya tugas aparat keamanan saja.

Dia berharap, masyarakat bisa ikut membantu. Jika kita tidak peduli, maka negara ini akan dikuasai orang-orang yang tidak bertanggung jawab, dan akan dimanfaatkan oleh oknum yang mementingkan dirinya sendiri.

Oleh karena itu, mari kita semua masyarakat Aceh, khususnya masyarakat Aceh Tamiang dan Kota Langsa, untuk menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah ini, karena ini tanggung jawab kita bersama, harapnya. (Tarmizi Puteh/Red)