Tokoh Masyarakat Menggala Marah dan Ancam Adukan Oknum Anggota DPRD Tulang Bawang Barat

0
577
Tokoh masyarakat Kecamatan Menggala tampak brembuk membahas ucapan oknum anggota DPRD Tulang Bawang Barat yang diduga menghina.
Dijual Rumah

Tulang Bawang, buktipers.com – Beberapa tokoh masyarakat Kecamatan Menggala yang tergabung didalam Marga Empat Adat Megou Pak Kabupaten Tulang Bawang, mengecam tindakan anggota DPRD Kabupaten Tulang Bawang Barat  (Tubaba) dari fraksi Gerindra, yang diduga menghina masyarakat Menggala, dengan mengatakan, “orang Menggala kacung, jongos, dan babunya orang Pagar Dewa”.

Seperti diketahui,  ucapan itu diungkapkan oknum anggota DPRD tersebut saat mobilnya kena tilang polisi unit Sat Lantas Polres Tulang Bawang.

Salah satu Ketua Marga Buai Aji, Rusdi Rifai, menilai oknum anggota DPRD Tubaba tersebut, tidak memiliki etika sebagai seorang wakil rakyat.

“Ia pikir, dengan menjadi DPRD sudah bisa menjadi penguasa, dan dengan leluasa memarahi dan menghina orang lain,”ujar Rusdi Rifai dengan nada tinggi, saat mengelar musyawarah dengan seluruh Ketua Marga Empat Adat Megou Pak Tulang Bawang, di kediaman Idham Peserah, Jumat (18/10/2019).

Dikatakan Marga Suwai Umpu, Badri, wajar masyarakat Menggala mengambil sikap, atas sikap oknum anggota DPRD  seperti seorang preman itu.

“Anggota DPRD ini, sepertinya memiliki beberapa nyawa, tidak menunjukan sebagai seorang wakil rakyat yang sebenarnya. Saya berharap agar penegak hukum mengambil tindakan tegas, dan DPRD setempat harus memberikan sangsi tegas terhadap anggota DPRD ini,”pinta Badri.

Hal yang sama dikatakan Ketua Marga Buai Bulan, Buhori dan tidak terima dengan ucapan oknum anggota DPRD Tubaba itu.

“Ini sama saja melecehkan masyarakat Menggala. Karena itu, kami dari Buai Bulan akan melakukan upaya hukum, bersama adat Megou Pak Tulang Bawang,”tutur Buhori.

Sementara, Ketua Marga Tegamoan, Toni Delta, akan melakukan hal yang sama, agar kejadian serupa tidak terulang lagi.

“Masalah ini, sudah menjadi masalah Adat Megou Pak Tulang Bawang, bukan lagi masalah orang Menggala, karena yang dihina orang Menggala, ada empat marga. Karena itu, kami akan melakuka upaya hukum terhadap oknum DPRD ini,”tegas Toni Delta.

Sedangkan, mantan Bupati Tulang Bawang dua periode, Dr Abdurachman Sarbini (Mance), selaku ketua lembaga  adat Tulang Bawang, mengaku akan melaporkan oknum anggota DPRD Tubaba dari fraksi partai Gerindra itu kepada penegak hukum.

“Karena, oknum dewan tersebut, tidak pantas mengeluarkan kata-kata yang menyudutkan orang Menggala dengan mengatakan babuk, kacungnya. Bukan hanya melecehkan orang Menggala, dia telah mengancam Kapolres Tulang Bawang akan dipindahkan,”ungkap mantan Bupati Tulang Bawang ini dengan emosi, saat dihubungi melalui via ponsel.

(Tim)