Beranda Nasional Umbul – Umbul Produk Rokok Tutupi Traffic Light, Pak Polisi Gimana Ini?

Umbul – Umbul Produk Rokok Tutupi Traffic Light, Pak Polisi Gimana Ini?

214
0
Loading...

Buktipers.com – Padangsidimpuan (Sumut)

Lampu Lalu Lintas menurut UU No. 22 tahun 2009 tentang Lalu lintas dan Angkutan Jalan merupakan Alat p
Pemberi isyarat Lalu Lintas (APILL) adalah lampu yang mengendalikan arus lalu lintas yang terpasang di persimpangan jalan, tempat penyeberangan pejalan kaki (zebra cross) dan tempat arus lalu lintas lainnya.

Lampu ini (Traffic light) yang menandakan kapan kendaraan harus berjalan dan berhenti secara bergantian dari berbagai arah. Pengaturan lalu lintas di persimpangan jalan dimaksudkan untuk mengatur pergerakan kendaraan pada masing-masing kelompok pergerakan kendaraan agar dapat bergerak secara bergantian sehingga tidak saling mengganggu antar-arus yang ada.

Lampu lalu lintas telah diadopsi di hampir semua kota di dunia ini. Lampu ini menggunakan warna yang diakui secara universal; untuk menandakan berhenti adalah warna merah, hati-hati yang ditandai dengan warna kuning, dan hijau yang berarti dapat berjalan.

Baca Juga!  Mulai Hari Ini Kantong Plastik Tak Lagi Gratis

Namun anehnya di kota Padangsidimpuan sebagian oknum yang menggunakan Traffic light sebagai sandaran pemasangan benner (umbul-umbul). Seperti di persimpangan menuju Mesjid Agung Al-Abror, dari Senin (5/11/2018) kemarin benner (umbul-umbul) berisi iklan rokok menutupi trafight light atau rambu-rambu lalu lintas di simpang empat jalan tersebut.

Erijon DTT Sekjen AWP2J (Aliansi Wartawan Pemantau Polisi Dan Jaksa) Pusat mengaku sempat melihat langsung benner / umbul – umbul salah satu rokok ternama itu berdiri menutupi rambu lalu lintas.

Keberadaan Benner itu harus ditertibkan secepatnya karena sudah jelas-jelas sudah mengganggu ketertiban berlalu lintas. Walaupun Trafficht light itu tidak berfungsi lagi seperti amatan kita. Keberadaan Banner itu nampak merusak tatanan yang ada. Benner itu harus dicopot dari posisinya yang menutupi rambu lalu lintas tersebut,” tegas Erijon.

Baca Juga!  Danlanud LWM Sambut Kajati Malut Di Bandara Pitu Morotai

“Dia berharap, pemerintah pun pihak terkait agar segera dan secepatnya menertibkan, “keberadaannya jelas-jelas tidak pada tepatnya sehingga wajah Kota Padangsidimpuan terkesan carut marut saat ini.

Selain itu Erijon DTT, akan menanyakan kepada dinas terkait tentang Benner /umbul umbul Produk rokok Sampoerna (RED) apakah sudah memiliki izin dalam hal ini pemasangan ditiang rambu lalu lintas.

Keterangan yang diperoleh dari warga yang tidak mau di publikasinya namanya mengaku , benner/ umbul umbul itu sudah hampir sepekan terpasang menutupi fasilitas pengaman lalulintas tersebut, namun tidak ada upaya pihak terkait untuk menertibkannya meski sudah jelas- jelas menyalahi aturan dan mengganggu ketertiban lalu lintas yang ada.

Baca Juga!  Kesepakatan Damai Antara Pentagen–Seleman, Ini Isi Suratnya

Sandi (28), salah seorang pengendara roda dua saat ditemui awak media menilai, pemasangan benner menutupi rambu jalan merupakan tindakan yang sewenang wenang dari perusahaan rokok/pendor (pihak ketiga), dimana terkesan tidak mematuhi aturan yang berlaku.

“Tidak mungkin lah tidak tahu itu rambu lalu lintas yang berfungsi petunjuk bagi pengguna jalan, pasti tahu. masa memasang benner di situ, inikan sudah jelas tindakan yang salah, tidak patuh aturan ini namanya,”ucapnya.

Pantauan awak media, selain terpasang di Traffic Light umbul umbul tersebut juga terpasang dibeberapa tiang listrik dan Telkom yang berserak di seputaran Pusat Kota. (ucok siregar)

Loading...