Unggah dan Sebarkan Video Hoaks, Guru di Metro Lampung Dijemput Polisi

0
102
Guru di Metro, Lampung dijemput polisi karena sebarkan video hoaks (Andres Afandi/MNC Portal)
Dijual Rumah

Bandarlampung, buktipers.com – Polisi menangkap seorang guru asal Kota Metro, Provinsi Lampung. Guru bernama Guntoro (51) itu ditangkap karena diduga menyebarkan video hoaks terkait kerusuhan demo PPKM darurat.

Kabid Humas Polda Lampung Kombes Pol Zahwani Pandra mengatakan, pelaku ditangkap oleh personel Subdit V Siber Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Lampung di kediamannya, Jumat (23/7/2021).

Pandra menambahkan, kasus ini bermula pada Kamis (15/7/2021) pukul 22.00 WIB. Saat itu polisi menerima laporan dari warga terkait video yang diunggah di media sosial Youtube dengan nama akun Guntoro TwentyOne.

“Video yang diberi judul Demo pedagang di pusat perbelanjaan,” kata Pandra, Jumat (23/7/2021).

Pandra menambahkan, dalam keterangan video bahwa kejadian tersebut berada di wilayah Pasar Metro Pusat, Lampung.

“Setelah tim Siber Polda Lampung melakukan pengecekan bahwa berita tersebut tidak benar dan dapat dipastikan bahwa video tersebut adalah bohong atau hoaks,” kata dia.

Kemudian, tim melakukan penyelidikan. Kemudian, polisi melakukan penangkapan di rumah pelaku. Dalam penangkapan itu disita barang bukti berupa ponsel hitam merek Redmi 9C

“Ponsel itu diduga digunakan oleh pelaku untuk mengunggah video tersebut ke kanal Youtube,” katanya.

Pandra mengungkapkan, motif pelaku mengunggah video hoaks berupa kerusuhan terkait PPKM Level 3 di Pasar Terminal Metro Pusat, agar masyarakat tertarik menonton video di akun Youtube tersangka dengan tujuan menambah subscriber dan viewers.

Pelaku dijerat dengan Pasal 14 ayat 1 dan 2 KUHPidana yang berbunyi Barang siapa menyiarkan berita atau pemberitahuan bohong dengan sengaja menerbitkan keonaran di kalangan rakyat, dihukum dengan hukuman penjara setinggi-tingginya 10 tahun.

 

Sumber : iNews.id