Unjuk Rasa, Ormas Islam Minta Pemkab Tutup Hans Station

0
9
Ormas Islam di Labuanbatu saat unjuk rasa, minta Pemkab tutup Hans Station.
Dijual Rumah

Labuhanbatu, buktipers.com – Aliansi Ummat dan Organisasi Masyarakat Islam (AL-UOIS) yang terdiri dari KUPAZ, FPI, KOPI, dan DMI, melakukan aksi unjuk rasa, Senin (10/1/2022) lalu.

Usai orasi di depan Mapolres Labuhanbatu, massa menuju kantor Bupati Labuhanbatu dan dilanjutkan ke tempat hiburan malam Hans Station, di jalan Juang 45, Kelurahan Lobusona, Kecamatan Rantau Selatan, Kabupaten Labuhanbatu.

Massa meminta agar Pemkab Labuhanbatu menutup kegiatan tempat tersebut, serta meminta seluruh pihak agar jangan menutup mata dan mata hati.

“Janganlah kita menutup mata dan mata hati kita,” ucap Ustadz Alpan saat orasi.

Ustadz Alpan yang juga Ketua Kumpulan Pemuda Akhir Zaman mengkisahkan bahaya narkoba yang sudah taraf meresahkan, hingga menyerang generasi muda.

Massa berusaha memasuki Hans Station namun setelah ditenangkan, massa akhirnya hanya memasang spanduk segel tempat hiburan tersebut.

Kabag Ops Polres Labuhanbatu, Kompol Wilhan Arief SH, SIK, MH didampingi Kabag Rent mengatakan, bahwa Polres akan menjembatani dengan memanggil dinas terkait.

Ustadz H Rendi Fitrayana Lc, MHI usai menyegel Hans Station mengajak seluruh ormas Islam yang hadir agar setiap malam mengawasi tempat hiburan tersebut hingga adanya kepastian dari Pemkab untuk menutupnya.

 

(Syafii Harahap)