Usai Adegan Rekonstruksi di Kamar Bareng Putri, Kuat Maruf Terciduk Tertawa, Kok Bisa Santai?

0
7
Kuat Maruf tertawa saat berlangsung proses rekonstruksi pembunuhan Brigadir J. ia tersorot kamera tertawa terbahak-bahak. HO
Dijual Rumah

Medan, buktipers.com – Sebuah video unik tentang kelakuan Kuat Maruf pada kegiatan rekonstruksi viral di media sosial.

Kuat Maruf merupakan satu dari lima tersangka pembunuhan berencana Brigadir Yosua Hutabarat atau Brigadir J. Ia memiliki peran penting dalam kematian brigadir J.

Ia yang turut membisikkan kepada Ferdy Sambo soal dugaan pelecehan seksual yang dilakukan Brigadir J ke Putri Candrawathi.

Ia juga berkomplot dengan Ferdy Sambo dan Putri untuk mengatur pembunuhan Brigadir J.

Kuat Maruf pun sudah menjalani rekonstruksi. Dia turut menjalankan adegan membawa dua bilah pisau yang dipakai untuk mengancam Brigadir J.

Di samping terancam hukuman mati, Kuat Maruf terlihat bertingkah aneh ketika rekonstruksi pada Selasa (30/8/2022) kemarin.

Pada sebuah video dari TV Polri usai siaran langsung, Kuat yang tengah duduk di saat proses rekonstruksi digelar tampak tertawa.

Ia tertawa sedang memeragakan adegan rekonstruksi bersama dengan Bripka Ricky dan Bharada E di pekarangan rumah.

Diketahui di adegan itu mereka berada di rumah dinas atau usai mejalani adegan satu kamar dengan Putri Candrawathi.

Sopir pribadi Putri Chandrawati itu tertawa terbaha-bahak sambil duduk.

Dalam video tersebut , terlihat Kuat Maruf beserta sejumlah tersangka lainnya sedang melakukan reka adegan di depan halaman rumah Ferdy Sambo.

Tampak Kuat Maruf sedang duduk dengan tersangka Bripka Ricky.

Kuat Maruf yang sedang duduk di pelataran rumah tampak celingak celinguk sambil memegang maskernya.

Berdasarkan pengamatan di video itu, terlihat Kuat tertawa usai berbicara dengan Bripka Ricky.

Setelah itu dirinya pun tertawa terbahak-bahak.

Namun, saat sadar dirinya tersorot kamera, Kuat Maruf langsung menunjukkan ekspresi wajahnya yang seolah-olah sedang tertekan.

Belum diketahui apa penyebab Kuat tertawa lepas.

Namun, tingkah lakunya itu membuat warganet geram hingga geleng-geleng kepala.

Warganet merasa kesal dan merasa tak percaya, bagaimana seseorang yang sudah menyandang status tersangka dan terancam hukuman mati masih bisa tertawa lepas tanpa beban.

Usai diunggah oleh akun @nyinyirupdateofficial, perilaku Kuat Maruf itu langsung ramai dicibir.

“Gapapa pak ketawa aja, mumpung didunia cuma dapet sanksi sosial. tapi di akhirat pengadilan Allah adil untuk semua makhluknya,” ujar salah satu warganet.

“Pengen memaki banget ya Allah, Puas-puasin ketawa deh lu pada, pengadilan akhirat kejam pak! Lu bisa ngelak sama hukum dunia, tapi engga dgn hukum Tuhan,” balas lainnya.

Kuat Maruf Santai Tertawa Terbahak-Bahak Saat Jalani Rekontruksi, Geli Lihat Skenario Sambo?

Ada juga yang menyentil Kuat Maruf sudah tak memiliki hati nurani dan sudah kehilangan akal.

“Udah jadi tersangka pembunuhan masih bisa-bisanya ketawa-ketiwi, udah gadak fikiran,” ujar lainnya.

Ada pula netizen yang sarkas ke Kuat Maruf yang kelakuannya ketawa cengegesan dalam rekonstruksi.

“Gimana ga ketawa habis gendong gendongan Ama Bu PC dia ngomporin pak Sambo buat bunuh brigadir J terlaksana ya puas mungkin niat dia tercapai,” sindir lainnya.

Kuat Maruf Lakukan Ini di kamar Putri Chandrawati

Saat melakukan rekonstruksi, ada hal yang menjadi sorotan.

Pada adegan ke-12 dan ke-13 itu, diduga terkait isu soal hubungan terlarang Putri Candrawathi dan Kuat Maruf.

Tampak Putri Candrawathi sedang tiduran di kamar, namun Kuat Ma’ruf juga berada didalam kamar tersebut.

Pasalnya, mantan pengacara Bharada E, Deolipa Yumara saat menjadi narasumber di acara TV One, pada Senin (29/8/2022), pernah membahas soal isu hubungan terlarang tersebut.

Deolipa menduga kuat motif pembunuhan terhadap Brigadir J terjadi, adalah karena Kuat Maruf dan Putri ingin menyembunyikan hubungan terlarang mereka selama ini.

Komisioner Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas), Pudji Hartanto, menerangkan soal adegan yang memperlihatkan istri Ferdy Sambo, Putri Candrawathi berbaring di sebuah ranjang.

Ternyata bukan soal dugaan hubungan terlarang Putri Candrawathi dengan Kuat Maruf.

Pudji menjelaskan, saat di Magelang, Putri sempat terjatuh di lantai dan berteriak.

Seorang asisten rumah tangga pun kemudian menghampiri Putri Chandrwathi lalu memanggil Kuat Maruf

Lanjut Pudji menjelaskan, setelah Putri Candrawathi berbaring di ranjang, ia kemudian memanggil satu-persatu ajudannya.

Namun Pudji mengatakan tidak mengetahui soal pembicaraan Putri Candrwathi dengan para ajudan serta ART-nya saat itu.

 

Sumber : tribunnews.com