Beranda Nasional Ustaz Arifin Ilham Tulis Pesan tentang Kematian

Ustaz Arifin Ilham Tulis Pesan tentang Kematian

48
0
Ustaz Arifin Ilham @merdeka
Loading...

Buktipers.com – Medan

Saat ini Ustaz Arifin Ilham sedang menjalani perawatan di rumah sakit di Penang, Malaysia.

Di tengah proses perawatannya, Ustaz Arifin Ilham menyampaikan sebuah pesan tentang kematian dengan judul ‘Oase Hatiku’.

Dilansir TribunWow.com, hal tersebut ia ungkapkan melalui akun Facebook resmi KH Muhammad Arifin Ilham pada Sabtu (12/1/2019).Ia mengatakan bahwa kehidupan hanyalah sebentar.

Dirinya juga bercerita soal manusia yang berasal dari tanah dan akan kembali ke tanah, kembali kepada Sang Khalik.

Pimpinan Majelis Zikir Az-Zikra itu menuliskan bahwa kematian selalu mengingatkan ia pada Tuhan dan membuatnya selalu memohon ampun kepada Yang Maha Kuasa.

“OASE HATIKU

Assalaamu alaikum wa rahmatullahi wa barkaatuhu.

Siapa aku?

Ya, aku dari tiada, sekarang ada, itu juga hanya sebentar, kembali lagi tiada.

Aku berasal dari ayah ibu, kakek nenek, terus ke atas hingga mendarat di Datuk manusia, Nabi Adam dan Bunda Hawa.

Ujung-ujungnya kita harus menyebut kita adalah bani Adam, keturunan Adam ‘alaihis salam.

Sementara bahan dasar moyang kita itu dari tanah, sekarang di atas tanah, semua yang kulihat dari tanah, tidak lama lagi aku pun masuk ke dalam tanah.

Ya, aku yang selalu apik merawat tubuh ini, ternyata calon bangkai yang berkalang tanah.

Aku akan masuk ruang sunyi senyap berbantal tanah, kepala utara, kaki selatan miring ke kiblat. Belatung, cacing, bau busuk menyerengai dalam daging tulang yang selalu kurawat saat hidup.

Harapan kita tentu Allah menjadikan kuburan kita, Taman Surga-Nya. Aamiin.

Astaghfirullah, inilah yang membuat aku terus-menerus memohon ampunan-Nya.

Inilah yang membuatku semangat dalam beribadah, bernikmat dalam shalat, bahagia berlama-lama sujud di penghujung malam, menangis, dan menyelimuti diri dengan rasa takut akan murka dan azab-Nya.

Baca Juga!  KJRI Penang: Ustaz Arifin Ilham Sudah Boleh Keluar dari RS

Allahu Akbar, inilah yang membuat gelora asa terpatri kuat dalam memburu ridha dan Syurga-Nya; inilah yang mendesakkan rasa rindu berjumpa dg-Nya.

Inilah energi amal sholehku, dakwahku.

Inilah yang menjadi asbab bersemangat dalam mencari rejeki yang halal, kuat bestari dalam beramal silaturahim, sayang pada keluarga, sayang pada semua apalagi pada yang papa lebih-lebih pada saudara-saudara yang tertindas.

Merenungi siapa aku, menjadikan diri ini disibukkan dg perbaikan diri, dan sama sekali tidak tertarik mencari aib orang lain, aib diri saja seabrek abrek.

Lunglai sudah jika teringat akan siapa diri ini.

Tertatih jasad ini dalam mengimbangi gelora ruh dan hati yang terus berjibaku menuju-Nya.

Terluap “khouf” rasa takut hebat kpd-Nya dan “rojaa” berharap sangat kpdNya.

Bergelayut sedih berbaur bahagia. Putaran waktu di dunia ini terlalu sebentar untuk mengumpulkan bekal hidup selama-lamanya.

Sebentar, tetapi menentukan keadaan di Akhirat kelak.

Dunia bukan untuk main-main apalagi maksiat.

Umurku tidak sepanjang perjuanganku.

Sementara dosaku banyak, ilmuku kurang, keadaan inilah membuat waktu hidup ini terasa semakin sebentar.

Duhai kalian, Abah yang telah berpulang, Mama, anak-anakku, istri-istriku, anak-anak yatimku, anak-anak santriku, keluargaku, guru-guruku, para sahabatku, jamaah zikir, juga kalian sahabat FB-ku, instgram-ku, saudara-sauadaraku di Palestina, Afghan, Irak, Suriah, Yaman, Mesir, Afrika Tengah, Ughur China, Khasmir, Rohingya, Patani, Moro dan seluruh umat, juga negeri Indonesia tercinta ini, telah masuk merenggut hati dan pikiranku.

Diri ini, demi Allah, sayang semua, cinta semua karena Allah. Rasanya tidak disebut doa, kecuali kalian semua bagian doaku.

Aku ingin semua damai dalam naungan Syariat-Nya dan hidup bahagia dalam Sunnah Nabi-Nya, sehingga negeri tercinta kita Indonesia hidup damai aman dalam penuh berkah Allah.

Baca Juga!  Pengambilan Badge, Saka Bhayangkara Polres Kapuas Hulu Dapat Materi Jurnalis

Allahumma ya Allah ampunilah diri ini, dan semua kami.

Selamatkanlah kami dari semua fitnah dunia dan kezholiman, dan terimalah mereka yg wafat sebagai syuhada disisiMu…

SubhanAllah air mata ini terus mengalir dalam oase hati ini krn sayangnya abang pada antum semua krn Allah,” tulis Ustaz Arifin Ilham.

Hingga berita ini diturunkan, tulisan itu kemudian mendapat ratusan komentar dari pengguna Facebook.

Tulisan Ustaz Arifin Ilham itu juga mendapat lebih dari 6,7 ribu reaksi dan sudah lebih dari 2 ribu kali dibagikan warganet.

Sebagian besar warganet melantunkan doa untuk kesembuhan Ustaz Arifin Ilham.

Pantauan TribunWow.com, setidaknya ada lebih dari 1.400 warganet yang memberikan reaksi menangis dan sedih, setelah membasa pesan dari Ustaz Arifin Ilham itu.

“Astaqfirullahal adzimmm….Ya Allah,aku berlindung hanya kepada-Mu Ya Rabb (emoji menangis)

Ya Allah, sembuhkalah KH.Ustadz Arifin Ilham…Dan angkat penyakit beliau,agar segera bisa berdakwah kembali. Ustadz Arifin… Lekas sembuh yaaa kami merindukan dakwah mu (emoji hati dan menangis),” komentar akun Luna Sagittarius.

“Ermaul Sempat ktar ktir membaca tulisan bliau..kwatir di akhir kalimatnya ada sesuatu yg tdk di hrarap kan (emoji menangis). Alhamdulillah beliau sudah bisa ngetik..semoga bliau segera sembuh,” ujar akun Ermaul.

“Semoga Allah segera mengangkat penyakit abi, abi masih dibutuhkan bangsa ini (emoji menangis),” tulis akun Yulianty Nurzabil.

Diberitakan sebelumnya oleh Tribun Timur, Ustaz Arifin Ilham diterbangkan ke Rumah Sakit Penang, Malaysia menggunakan jet pribadi milik PT Elang Lintas Indonesia atau Elang Indonesia, Kamis (10/1/2019).

Ustaz Arifin Ilham dipindahkan ke Rumah Sakit Penang untuk mendapat perawatan lebih lanjut.

Diketahui, Ustaz Arifin Ilham kini tengah sakit kanker nasofaring dan getah bening stadium 4A.

Menurut tokoh agama sekaligus pengasuh Pondok Pesantren Al Bakriyah Bogor, KH. Abah Raodi Bahar Bakry, Ustaz Arifin Ilham diterbangkan menggunakan jet pribadi untuk keperluan medis.

Baca Juga!  Satuan Kewilayahan Gelar Acara Sukuran Usai Pelaksanaan Latihan PPRC TNI 2018 di Morotai

“Cuma beliau itu kan tidak boleh banyak orang, ruangannya harus steril. Sedangkan di pesawat carteran itu tidak boleh dekat sama orang,” ungkap KH. Abah Raodi, dikutip dari Grid.ID, Kamis (10/1/2019).

Sementara itu, sejumlah tokoh di Indonesia menggelar doa bersama untuk kesembuhan Ustaz Arifin Ilham.

Di Jakarta, tepatnya di Masjid Istiqlal, para ulama dan tokoh penting Indonesia akan menggelar acara Zikir dan Doa Cinta untuk Ustaz Arifin Ilham, pada Minggu (13/1/2019).

Acara ini akan berlangsung mulai bada salat Isya hingga pukul 21.30 WIB.

Dalam foto yang dipasang dalam undangan, terlihat foto Aa Gym, Adi Hidayat, Yusuf Mansur, dan Habib Rizieq Shihab.

Acara Zikir dan Doa Cinta untuk KH Muhammad Arifin Ilham itu terbuka untuk umum.

Ustaz Yusuf Mansur dalam postingan di Instagram mengajak masyarakat untuk ikut mendoakan Ustaz Arifin Ilham.

“Kalau kwn2 bisa dtg, bisa mendoakan lsg. Jika ga bs dtg, bisa mendoakan darimana aja. Buat beliau dan buat semua ‘aalim ‘ulamaa dan Indonesia. Bismillaah walhamdulillaah,” tulis Yusuf Mansur di akun Instagram @yusufmansurnew, Sabtu 12/1/2019).

“Doa bersama u/ KH. Muhammad Arifin Ilham. Doa dipimpin banyak Kyai. Trmasuk UBN guru kita, Kyai Lutfi, Syeikh Ali Jabeer..

Saya mengikuti dari luar. Baru mendarat jam 22 nih. Trs ambil bagasi dan imigrasi. Ga keburu. .

Mksh buat semua kehadiran dan doanya. Hanya Allah Yang Membalas. Begitu jg kepada semua khidmatersnya azzikra. MaasyaaAllah cinta2 sama KH Muhammad Arifin Ilham. Apalagi suasana hujan. Makin qobul dah. Aamiin. Al Faatihah,” sambung Ustaz Yusuf Mansur.

Sumber : tribunnews.com

 

 

Loading...