Beranda Serba Serbi Viral, Bocah 12 Tahun di Malaysia Jadi Kepala Keluarga Nafkahi 5 Adiknya

Viral, Bocah 12 Tahun di Malaysia Jadi Kepala Keluarga Nafkahi 5 Adiknya

21
0
Bocah 12 tahun di Malaysia terpaksa menjadi kepala keluarga karena ayahnya dibui dan ibunya meninggal (Ilustrasi, Foto: Unicef)
Loading...

Buktipers.com – Kuala Lumpur

Bocah berusia 12 tahun di Malaysia, Muhammad Aiman Syazwan Mohd Fouzi, terpaksa menggantikan peran ayah dan ibunya menjadi kepala keluarga.

Ayahnya harus mendekam di penjara sejak sebulan lalu karena kasus narkoba. Sejak itu, ibu Aiman, Nor Amira Sahran, menggantikan peran suami untuk mencari nafkah bagi keluarga.

Namun tak lama setelah itu atau pada 25 April, Amira meninggal dunia akibat kecelakaan lalu lintas saat pulang kerja di sebuah bank di Rembau, Negara Bagian Negeri Sembilan. Sepeda motor yang dikendarainya menabrak babi liar yang tiba-tiba melintas di jalan raya.

Kini Aiman menjadi kepala keluarga, mencari nafkah untuk memenuhi kebutuhannya serta lima adiknya, berusia 10, 9, 7 dan 5, serta bayi berusia 18 bulan.

Baca Juga!  Ramai Foto Ustaz Somad Salam 1 Jari, Begini Klarifikasinya

Kabar tentang penderitaan Aiman pun menjadi viral setelah muncul di media sosial, diyakini ditulis oleh mantan majikan ibunya.

Setelah itulah satu per satu saudara dari ibunya muncul dan menjanjikan akan merawat Aiman dan adik-adiknya.

“Saya akan menjaga mereka seumur hidup, bahkan setelah ayah mereka dibebaskan dari penjara pada Juni ini,” kata Nor Azila Sahran (38), saudara perempuan almarhumah Amira, kepada Sinar Harian.

Azila mengaku baru mengetahui masalah ini dari media sosial karena almarhumah adiknya tak pernah bercerita tentang kondisi keluarga.

“Adik saya tidak pernah sekalipun mengeluh tentang kesulitannya. Sebagai kakak perempuan, saya menerima ini sebagai takdir yang ditulis untuknya dan saya berdoa agar adik saya ditempatkan di antara orang beriman di surga,” ujarnya.

Baca Juga!  Jagongan Pagi Bersama H. Ahmad Wanedi

Sementara itu Aiman mengaku pasrah dengan kondisi yang dihadapinya. Dia menyebut ibunya pergi untuk beristirahat panjang karena lelah mengurus dia dan lima adiknya.

“Ibu harus pergi karena dia ingin beristirahat. Dia selalu terlihat lelah, tapi saya hanya membantunya sedikit. Saat dewasa, saya akan menjaga saudara-saudara karena itu yang selalu diminta ibu,” katanya.

Sumber : iNews.id

Loading...