Viral di Aceh Singkil ! Ada 2 Orang Jabat Sekdes di Satu Desa

0
397
Di Aceh Singkil, ada 2 orang jabat Sekdes di satu desa.
Dijual Rumah

Buktipers.com – Aceh Singkil

Salah satu desa di kabupaten Aceh Singkil, yakni, desa Kuta Simboling, diisi oleh dua orang Sekretaris Desa (Sekdes).

Padahal, selama ini, Sekdes-nya masih aktif, namun tanpa diketahui oleh Sekdes lama, keluar surat keputusan Bupati yang ditandatangani oleh Sekda Aceh Singkil Nomor : Pegawai.824.2/015/2019, tanggal 22 Januari 2019, lalu, menjelaskan bahwa inisial H yang juga seorang ASN, juga ditetapkan menjadi Sekdes, di Desa Kuta Simboling tersebut.

Dengan begitu ada dua Sekdes, di desa Kuta Simboling.

Sekdes aktif Kuta Simboling,  Amran Jabat, menjelaskan kepada awak media, bahwa dia tidak tahu kenapa ada SK penempatan Sekdes di desa tersebut, padahal dia adalah Sekdes yang sudah sepuluh tahun bertugas, di desa itu.

“Saya tidak tahu masalah ini, dan saya tidak ada meminta pindah. Saya pun bingung, kok ada masuk Sekdes baru, terus saya kemana?,”kata Jabat bertanya.

Saat awak media menghubungi Camat Singkil mengenai SK yang diterimanya, dan Sekdes yang lama ditugaskan kemana? Dia mengaku baru melihat SK tersebut.

Saya baru melihat SK-nya barusan, mengenai kemana Sekdes lama dipindahkan, saya juga tidak tahu, besok rencananya saya ke BKPSDM menanyakan kejelasan Sekdes lama, kata Camat.

SK yang saya terima cuma SK penetapan, sedangkan SK pindah Sekdes bersangkutan tidak ada, terangnya lagi.

Awak media mencoba menelusuri kebenaran SK itu, dan menyambangi dinas terkait, yakni, BKPSDM dan bertemu langsung dengan bidang mutasi.

Salah seorang pegawainya, menjelaskan, bahwa beberapa Minggu yang lalu Kades bersangkutan mengajukan permohonan pengganti Sekdes yang kini menjabat di desanya.

“Ya sebelum nya Keuchik-nya ditemani seorang pegawai kantor camat datang ke sini dan mereka mengusulkan nama yang tertera di SK untuk bisa diposisikan di desa bersangkutan. Lalu saya bertanya, apakah Sekdes di desa  itu bukan ASN dan pegawai kantor camat tersebut mengatakan bukan, makanya usulan itu kami tindaklanjuti,”jelasnya.

Ini lah yang kami takutkan, ternyata Sekdes desa bersangkutan rupanya seorang ASN juga. Kami hanya mengeluarkan SK penetapan Sekdes, sedangkan SK pindah Sekdes lama tidak kami buat, karena mendengar penjelasan Keuchik-nya, ujarnya lagi.

Ini tidak sesuai aturan bisa – bisa SK ini kami batalkan, namun Keuchik bersangkutan dan pegawai dari kantor camat yang mendampingi kita panggil dulu, ucapnya lagi.

Secara kebetulan di ruangan yang sama, Sekretaris BKPSDM, Ali Hasmi masuk, dan awak media pun menjelaskan maksud dan sekaligus meminta penjelasan.

Ia menjelaskan akan melihat dan mempelajari isi surat tersebut, karena menurut dia, SK itu tidak masuk ke ruangannya.

Itu surat tidak ada masuk ke ruangan saya, tah dari mana lewatnya saya tidak tahu, apabila seperti ini kejadiannya, surat permohonan Keuchik itu tidak akan saya terima dan saya kembalikan, apalagi kalau saya dengar dari pembicaraan kalian ini, itu sudah menyalahi aturan. Apabila itu benar, SK kita batalkan, namun sebelum itu, kita minta dulu keterangan yang bersangkutan, kata Ali Hasmi. (Tim)