Viral !! Jenazah Dibawa Pulang Keluarga Pakai Sepeda Motor, Ini Kata Kadis Kesehatan Pakpak Bharat

0
1
Pasien yang sudah meninggal dunia dari Puskesmas Sukaramai saat digendong orang tuanya untuk dibawa pulang ke rumah duka mengendarai sepeda motor.
Dijual Rumah

Pakpak Bharat, buktipers.com – Warga Sukaramai Pakpak Bharat digegerkan dengan viralnya jenazah dibawa pulang oleh pihak keluarganya dengan sepeda motor, seusai mendapat perawatan dari Puskesmas Sukaramai, Kecamatan Kerajaan.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pakpak Bharat, dr. Tomas saat dikonfirmasi mitrabhayangkara melalui WA, Senin (06/06/2022) mengatakan, bahwa petugas Puskesmas Sukaramai sudah menganjurkan kepada keluarga pasien untuk sabar menunggu ambulance yang lagi mengantarkan pasien Post Partum ke Desa Kuta Meriah, namun keluarga bersikeras untuk segera membawa jenazah dengan menggendong dan menggunakan sepeda motor ke rumah duka di Dusun Sileuh, sehingga kejadian tersebut viral.

Puskesmas Sukaramai merupakan puskesmas rawat inap dan ketersediaan mobil ambulance hanya satu unit dan mobil jenazah diduga tidak ada, katanya.

Berutu, warga Cikaok saat dimintai tanggapannya terkait kejadian tersebut mengatakan, kedepannya Pemerintah Kabupaten Pakpak Bharat c/q Dinas Kesehatan agar Puskesmas yang bertaraf kelas rawat inap harus mempunyai mobil ambulance dan mobil jenazah agar pelayanan kepada masyarakat dapat maksimal, jangan sampai ada kejadian yang seperti ini.

“Kalau sudah begini kejadiannya yang dipersalahkan sudah barang tentu pihak Puskesmas,” kata Berutu.

Menurut Kepala Dinas Kesehatan Pakpak Bharat, dr. Tomas, kronologi kejadiannya pada Senin (06/06/2022), sekitar pukul 06.55 WIB, pasien atas nama Aprilia Boangmanalu umur 4 tahun dari Dusun Sileuh Desa Pardomuan, diantar ayahnya ke Puskesmas Sukaramai untuk berobat dan pihak Puskesmas langsung menangani pasien dan didapati pasien sudah tidak sadar dengan nadi tidak teraba, tekanan darah tidak terukur serta pupil mata melebar.

Dan menurut petugas pemeriksa, pasien sudah dalam keadaan meninggal dunia, namun petugas jaga tetap melakukan resusitasi dan tidak didapatkan respon dari pasien.

Dan pada sekirar, pukul 07.10 WIB, pasien dinyatakan meninggal dunia oleh dokter.

Keluarga pasien meminta supaya jenazah segera diantarkan dengan menggunakan mobil ambulance Puskesmas ke rumah duka di Dusun Sileuh Desa Pardomuan Kecamatan Kerajaan.

Petugas jaga dan petugas keamanan menjelaskan kepada keluarga pasien, bahwa mobil ambulance sedang mengantar pasien ke Desa Kutameriah dan disarankan untuk sabar menunggu ambulance tersebut, tetapi keluarga pasien bersikeras untuk membawa jenazah sendiri dengan menggendong dan menggunakan sepeda motor sehingga menjadi viral.

 

Sumber : mitrabhayangkara.com