Viral Momen Keluarga Menyanyi dan Berjoget di Depan Peti Jenazah

0
3
Momen Keluarga Menyanyi dan Berjoget di Depan Peti Jenazah. HO
Dijual Rumah

Medan, buktipers.com  – Umumnya ketika ditinggalkan orang yang disayangi untuk selamanya membuat keluarga yang ditinggalkan bersedih.

Namun lain halnya dengan yang baru-baru ini viral di media sosial video keluarga menyanyi dan berjoget di depan peti jenazah.

Video keluarga menyanyi dan berjoget di depan peti jenazah itu cukup menarik atensi warganet.

Momen keluarga menyanyi dan berjoget di depan peti jenazah itu diunggah oleh pemilik akun Facebook Orang Batak Tekan Ikuti Biru pada Jumat (27/1/23)

“Ciluk…. Baaaaa……. Inna Halaki,” tulis Orang Batak Tekan Ikuti Biru pada keterangan unggahannya.

Pada unggahan tersebut menunjukkan suasana upacara adat kematian orang tua suku Batak.

Upacara adat kematian dalam unggahan itu tampak berbeda lantaran sanak keluarga yang hadir tak menunjukkan kesedihan sedikitpun.

Ya, alih-alih merasa sedih karena ditinggalkan oleh orang yang mereka sayangi, mereka malah bersukacita.

Mereka tampak berdiri mengelilingi peti jenazah, lalu ketika musik dengan nada ceria dinyalakan mereka langsung berjoget ria.

12 orang yang berasal dari berbagai kalangan umum itu tampak kompak berjoget mengikuti irama lagu.

Bahkan pada bagian tertentu lagu tersebut mereka melakukan ‘ciluk ba’ ke arah mayat orang tua yang berada di dalam peti yang ditutupi kain tipis itu.

Gerakan itu mereka lakukan beberapa kali dengan lengkap dengan suara yang mereka buat-buat sehingga suasana menjadi semkin riuh.

Untuk sebagian orang yang menyaksikan unggahan ini, aksi mereka dinilai tak etis lantaran terkesan tak menghormati jenazah.

Namun untuk sebagian orang lainnya hal itu merupakan sesuatu yang wajar karena mereka memiliki alasan tersendiri yang membuat mereka tak bersedih.

Hal itu mereka sampaikan di kolom komentar unggahan ini.

“Mungkin yang meninggal ini punya harta banyak, jadi semua keturunannya bersukacita karena mereka akan membagi bagikan harta peninggalannya,” tulis Tabhita Grace.

“Mungkin yang meninggal ini nenek atau kakek mereka yang meninggal tanpa beban dimana anak sudah berkeluarga dan sukses, serta semua punya keturunan, dan cucu nenek atau kakek ini juga sudah menikah baik dari anak permpuan atau anak laki-laki bahkan cucu dari cucu yang meninggal ini sidah ada, biasanya umurnya juga udah 90 keatas, jadi yang meninggal seperti ini tidak perlu lagi ditangisi, kita hanya panjat doa karena dia sudah kembali kepangkuan Tuhannya, dan keluarga yang ditinggalkan melanjutkan kehidupan sebaik mungkin, begitu lah kira-kira pemikiran positif saya,” tulis Iqna Simamora.

 

Sumber : tribunnews.com