Beranda Sumut Wakil Bupati Sergai Sulap Sarang Tikus Jadi Sawah

Wakil Bupati Sergai Sulap Sarang Tikus Jadi Sawah

44
0
Wakil Bupati Sergai, Darma Wijaya, didampingi Sekretaris PDIP Sergai yang juga anggota DPRD Sergai, Togar Situmorang dan Ketua Badan Musyawarah Masyarakat Minang (BM3) Sergai, Yunasril SH, MKn saat meninjau lahan sawah, Minggu (10/5/2020).

Sergai, buktipers.com – Seluas 20 hektar lahan yang ditanami pohon sawit yang tidak produktif, telah diubah menjadi lahan sawah, di Dusun 1 Desa Paya Mabar, Kecamatan Tebing Tinggi, Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) dan lahan ini semuanya akan ditanami padi.

Lahan ini, awalnya memang ditanami pohon sawit yang sudah berusia diperkirakan 10 tahun. Semua pohon sawit itu, kini sudah dibongkar dengan menggunakan alat berat. Awalnya, lahan tersebut bukan saja jadi kebun sawit, namun juga sudah menjadi sarang tikus.

Merubah lahan sawit ini menjadi areal persawahan dibutuhkan waktu 3 bulan. Lahan sawah ini akan ditanami padi untuk memenuhi kebutuhan akan pangan bagi masyarakat. Paling tidak dalam waktu empat bulan kedepan diperkirakan kebutuhan pangan akan meningkat.

Baca Juga!  Babinsa Kecamatan Rawajitu Selatan Turun ke Sawah Dampingi Petani

Justru itu, sejak dini harus telah dipersiapkan. Apalagi di masa pandemi Covid-19 ini, kebutuhan pangan diperkirakan akan mengalami peningkatan nantinya.

Hal ini diungkapkan oleh Wakil Bupati Sergai, Darma Wijaya, didampingi Sekretaris PDIP Sergai yang juga anggota DPRD Sergai, Togar Situmorang dan Ketua Badan Musyawarah Masyarakat Minang (BM3) Sergai, Yunasril SH, MKn saat meninjau lahan sawah tersebut, Minggu (10/5/2020).

Saat pandemi Covid-19 ini, tentunya kita butuh  mempersiapkan pangan yang menjadi kebutuhan masyarakat, katanya.

“Sawah yang dicetak saat ini belum seberapa jumlah luasannya dibanding sawah yang sudah dijadikan sebagai jalan tol. Jalan sepanjang 600 meter dengan lebar lebih kurang 2 meter ini, merupakan wakaf dari Sekretaris PDI Sergai Togar Situmorang,”ujarnya.

Baca Juga!  Samirin Dibui karena Rp 17 Ribu, Ini Aturan yang Larang Kasus 'Receh' Ditahan

Dengan adanya jalan ini, masyarakat tentunya bisa lebih mudah untuk mengangkut hasil pertanian, kata Ketua PDIP Sergai yang akrab disapa Wiwik ini.

 

(ML.hrp)

Loading...