Beranda Hukum Wanita Ini Tega Buang Bayi Hasil Hubungan Gelapnya ke Sungai

Wanita Ini Tega Buang Bayi Hasil Hubungan Gelapnya ke Sungai

158
0
Kapolres Asahan, AKBP Faisal F Napitupulu (kiri) memaparkan kasus pembuangan bayi ke Sungai Asahan dengan tersangka seorang wanita bernama Erna (pakai masker), di Mapolres Asahan, Senin (15/7/2019). Tribun Medan / Mustaqim

Buktipers.com – Asahan (Sumut)

Erna (33) warga Dusun I, Desa Tangga, Kecamatan Aek Songsongan, Kabupaten Asahan, kini harus merasakan dinginnya dinding sel tahanan Mapolres Asahan, pasalnya wanita tersebut terbukti membuang bayi darah dagingnya sendiri ke Sungai Asahan.

Kapolres Asahan, AKBP Faisal F Napitupulu menyebutkan Erna tega membuang bayi yang ia kandung, karena malu merupakan hasil hubungan tanpa ikatan pernikahan.

“Jadi tersangka ini, membuang bayinya pada malam hari, karena bayi itu hasil hubungan gelap,” kata mantan Kapolres Nisel itu, di Mapolres Asahan, Senin (15/7/2019).

Menurut Faisal, tersangka membuang bayi laki-laki yang ia lahirkan seorang diri. Bermodal dengan senter handphone, bayi yang masih memiliki ari-ari itu ia buang di aliran Sungai Asahan.

Baca Juga!  Polisi Tangkap Komplotan Jambret Terkenal Asal Asahan, Satu Pelaku Ditembak

“Hanya dengan bantuan senter hape sebagai alat bantu penerangan, tersangka meletakkan bayinya di pinggir sungai,” ucapnya.

Tersangka tertangkap berkat keterangan empat orang saksi di sekitar tempat kejadian perkara (TKP).

“Ini terungkap murni hasil penyelidikan dapat info dari masyarakat dan olah TKP yang dilakukan,” sebutnya.

Akibat perbuatannya, tersangka dijerat dengan Pasal 80 ayat (3) dan (4) Undang-undang No 35 tahun 2014 tentang Perlindungan Anak.

Kasus ini bermula ketika Kepala Desa (Kades) Bandar Pulau Pekan, Dahliana mendapatkan laporan dari warga, bahwa ada penemuan mayat bayi di Dusun II desa tersebut pada 23 Juni 2019 lalu.

Begitu mendapat kabar dari warga bahwa ada bayi mengapung, kades menghubungi Polsek Bandar Pulau.

Baca Juga!  Bobol Toko Rokok, Karyawan PDAM di Aceh Ditangkap

Selanjutnya jasad bayi dibawa ke RSUD Djasemen Saragih, Siantar untuk diautopsi.

 

Sumber : tribunnews.com

Loading...