Warga Desa Gedung Mulya Keluhkan Penjualan Tanah Hak Desa Tanpa Musyawarah

0
272
Surat perjanjian jual beli tanah.
Dijual Rumah

Mesuji, buktipers.com – Warga Desa Gedung Mulya, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Mesuji, mengeluhkan dugaan penjualan tanah hak desa yang dijual Kepala Desa (Kades) Gedung Mulya, tanpa ada musyawarah, Jumat (13/12/2019).

Warga yang tidak mau disebutkan namanya, mengatakan, bahwa Kades Gedung Mulya, Harsono, telah menjual tanah kepada Sahal Jarkasi, warga Desa Bujung Buring baru, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Mesuji.

Dijelaskan, tanah tersebut adalah tanah sisa pengukuran tanah warga Desa Gedung Mulya yang terletak di RK 3 RT 11 yang harusnya menjadi hak desa.

“Tanah itu adalah tanah sisa dari pengukuran tanah milik saudara Gendon yang seharusnya tanah saudara Gendon adalah 2 hektak, tapi setelah diukur, tanah tersebut lebih setengah hektar yaitu 65 m x 100 m, makanya lebihnya itu adalah mutlak tanah milik desa,”katanya.

Ditambahkannya, seharusnya kalau pun tanah itu mau dijual, ya harus dimusyawarahkan dulu karena tanah tersebut adalah tanah hak desa.

“Tanah itu hak desa harusnya kalau mau dijual, ya harus dimusyawarahkan dulu, uangnya untuk apa dan sebagainya,”tambahnya.

Sementara itu, ketua BPD Desa Gedung Mulya, Ismail hasan saat dimintai keterangan terkait tanah yang dijual oleh kades Harsono tersebut, mengatakan, tidak tau kalau tanah tersebut dijual.

“Loh, malah saya tidak tau, saya tidak pernah diajak musyawarah,”kata Ismail.

Sampai berita ini diturunkan, Kades Gedung Mulya belum bisa dikonfirmasi, bahkan HP-nya gak aktif.

(jun/tim)