Warga Desa Sukabagun Dalam Pertayakan Dana Pembelian Ambulance

0
627
Anggaran pendapatan dan belanja desa. (foto/my)
Dijual Rumah

Buktipers.com – Ketapang (Kalbar)

Warga Desa Sukabangun Dalam, Kecamatan Delta Pawan, Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat (Kalbar), mempertanyakan pengadaan mobil ambulance dengan dana sebesar Rp 250.000.000 (Dua Ratus Lima Puluh Juta Rupiah).

Sedangkan BUMDes  sebesar Rp 140.000.000 ( Seratus Empat Puluh Juta Rupiah ) saat ini juga belum terlaksana.

Sedangkan APBDes (Anggaran Pendapatan Belanja Desa) Tahun 2018 Desa Sukabangun Dalam, sebesar Rp1.447.229.241.

Harun selaku Kepala Desa Sukabangun Dalam kepada buktipers.com, beberapa waktu lalu, di Kantor Desa Sukabangun Dalam, jalan Tanjung Bawang, mebenarkan kalau mobil ambulance dan BUMDes belum terlaksan karena waktu mengusulkannya di bulan Desember sehingga dananya jadi Silpa Tahun 2019.

“Pengadaan mobil ambulance Rp 250.000.000 ( Dua Ratus Lima Puluh Juta Rupiah), permodalan BUMDes Rp 150.000.000.( Seratus Lima Puluh Juta Rupiah ) sehingga total Rp 400.000.000.( Empat Ratus Juta Rupiah ), dana itu masih ada di kas Desa Sukabangun Dalam, “ujarnya.

Tokoh masyarakat, berinisial JS yang ditemui buktipers.com, di rumahnya, jalan Hayam Wuruk RT 005 Desa Sukabangun Dalam, mengatakan, masyarakat memang sangat mengharapkan keberadaan mobil ambulance yang sampai saat ini belum terealisasi anggarannya sudah LPj-kan senilai Rp 250.000.000.

Saya selaku tokoh masyarakat mempertanyakan kepada Harun selaku Kepala Desa Sukabangun Dalam, di Kantor Desa Sukabangun Dalam dan Basuni, selaku Seketaris Desa Sukabangun Dalam, kalau dana pembelian mobil ambulance masih disimpan di kas desa, nanti tahun ini juga (2019,red) baru bisa dicairkan dananya, ujarnya.

Namun begitu dipertanyakan ke Bendahara Desa Sukabangun Dalam mengatakan, dana untuk pembelian mobil ambulance dan pemodalan BUMDes tidak ada uangnya di kas desa. Saya merasa heran begitu mendapatkan keterangan dari Bendahara Desa, ungkapnya.

Dana pembelian mobil tersebut terindikasi menunggu dana APBDes Tahun 2019 keluar, baru dibelikan mobil ambulance dan pemodalan BUMDes tersebut, tandasnya.

Menurut JS, membangun desa dan mewujudkan kesejahteraan rakyat, pada hakekatnya, itulah tujuan pemerintah desa. Bahwa pengelolaan keuangan desa secara jelas dan seksama telah tertuang dalam Pemendagri No 113 Tahun 2014 dan Undang – undang Desa No 06 Tahun 2014, jelasnya.

Menurutnya, Harun selaku Kepala Desa Sukabangun Dalam, selama 2 tahun belum nampak membangun perekonomian desa dan mensejahterakan masyarakat.

Ramli A.S, selaku Ketua BUMDes Desa Sukabangun Dalam kepada buktipers.com, membenarkan kalau dana BUMDes sampai saat ini belum ada pencairan.

Jadi gimana kami mau kerja kalau dananya belum ada, karena dana BUMDes Desa Sukabangun Dalam Tahun 2018 sebesar Rp 150.000.000 ( Seratus Lima Puluh Juta Rupiah ), katanya.

(my)