Warga Dihebohkan Penemuan Mayat Laki-laki Remaja Dalam Posisi Tergantung

0
107
Petugas kepolisian saat melakukan identifikasi.
Dijual Rumah

Sergai, buktipers.com – Warga Dusun II Desa Tanjung Harap, Kecamatan Serba Jadi, Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai), dihebohkan atas penemuan mayat seorang laki-laki dalam kondisi posisi tergantung.

Penemuan mayat yang dalam posisi tergantung itu, awalnya ditemukan oleh warga, didalam rumah,  Halimatul Sakdiyah (40), warga Dusun II Desa Tanjung Harap, Rabu (5/5/2021), pukul 12.00 WIB.

Sekitar pukul 14.00 WIB, Bhabinkamtibmas Polsek Dolok Masihul, Aiptu Homsul Huda, mendapat kabar dari Dermawan selaku Kepala Desa (Kades) Tanjung Harap, Kecamatan Serba Jadi, bahwa di Dusun II Desa Tanjung Harap, tepatnya di dalam rumah milik Halimatul Sakdiah, ada seorang laki-laki yang diduga gantung diri dan sudah meninggal dunia.

Selanjutnya, Bhabinkamtibmas melaporkan kejadian tersebut kepada Kapolsek Dolok Masihul, AKP Khairul Saleh, SH.

Mendapat laporan adanya penemuan mayat dalam posisi tergantung tersebut, Kapolsek Dolok Masihul, AKP Khairul Saleh SH, segera memerintahkan Kanit Reskrim, Ipda Raja K Haloho SH, MH, bersama Ka SPK, Aiptu Sugianto Purba dan piket Reskrim Opsnal langsung terjun ke TKP.

Setelah tiba di TKP, memang benar ada seorang anak laki-laki gantung diri dan meninggal dunia dan telah diturunkan oleh masyarakat Dusun II Desa Tanjung Harap, tepatnya di dalam kamar dengan menggunakan 1 helai kain panjang warna coklat batik yang salah satu ujungnya telah terikat 1 buah tali pinggang warna hitam.

Dan dari keterangan Kepala Desa (Kades), korban diduga gantung diri tersebut bernama Muhammad Rendi Tegar Agustian (16), warga Dusun II Desa Tanjung Harap.

Selanjutnya, Kanit Reskrim beserta anggota inasfis dari Polres Sergai melakukan olah TKP awal.

Dan dari keterangan Kades, bahwa korban sudah dibawa ke Puskesmas Serba Jadi, kemudian dilanjutkan ke RSU Mutiara Lubuk Pakam.

Kapolres Sergai, AKBP Robin Simatupang melalui Kapolsek Dolok Masihul, AKP Khairul Saleh SH, Kamis (6/5/2021), membenarkan adanya penemuan mayat tersebut.

Pihak keluarga keberatan jika korban dilakukan otopsi, dengan menandatangani surat pernyataan (keberatan terlampir). Selanjutnya, Kanit Reskrim menyerahkan korban ke pihak keluarga untuk dikebumikan.

 

(ML.hrp)