Warga Keluhkan Kondisi Dermaga Rusak, Kades : Sudah Disampaikan Sama Wabup Lingga

0
49
Kondisi pelabuhan di Desa Tanjung Kelit tampak memprihatinkan.
Dijual Rumah

Lingga, buktipers.com – Diduga kurangnya kepedulian pihak Pemerintah Desa Tanjung Kelit, Kecamatan Bakung Serumpun, menyebabkan keberadaan dermaga yang merupakan kebutuhan utama warga sebagai wadah bongkar muat barang dan akses persinggahan para tamu yang berkunjung jelas terlihat tidak layak difungsikan.

Hal tersebut diungkapkan Abu Bakar, salah satu perwakilan perusahaan media on-line tergabung di DPC AJOI Lingga yang sebelumnya pernah menjadi warga desa tersebut saat sedang melakukan investigasi ke Desa Tanjung Kelit, Kecamatan Bakung Serumpun, Kabupaten Lingga, Minggu (24/10/2021).

“Berdasarkan keterangan salah seorang warga tempatan Desa Tanjung Kelit, dermaga atau pelabuhan tersebut, dibangun sejak tahun 2008 dengan menggunakan anggaran APBD Lingga yang dikerjakan dengan menggunakan tiang beton dan berlantai kayu, “kata Abu Bakar.

Masih penjelasan warga kepadanya, bahwa mereka sangat kecewa terhadap Pemerintah Desa Tanjung Kelit. Kenapa kondisi lantai pelabuhan yang sudah sangat lapuk seperti ini hanya dipandang sebelah mata saja. Sementara, mereka sama-sama tahu bahwa pelabuhan ini sebagai akses bagi masyarakat dan para tamu yang berkunjung ke Desa Tanjung Kelit, ungkapnya.

Pelabuhan di Desa Tanjung Kelit, Kecamatan Bakung Serumpun, Kabupaten Lingga.

Dan akibat kondisi dermaga yang sudah tidak layak seperti ini, sehingga kapal fery penumpang, tujuan Daik Lingga – Tanjung Pinang, kini tidak lagi merapat, menjemput penumpang. Sekarang mereka langsung ke Sungai Tenam, dan inilah salah satu dampak/kesulitan buruk yang kami rasakan saat ini, kata warga kepada Abu.

“Sewaktu jembatan ini bagus dan kapal fery tiap hari merapat jemput penumpang, kami sangat merasa terbantu, dan sangat mudah bagi warga Desa Tanjung Kelit mau bepergian ke Daik, Jagoh Dabo, maupun mau jalan-jalan ke Ibu Kota Provinsi Tanjung Pinang. Namun sekarang semua kemudahan jadi hilang,”terang warga tersebut.

Tidak hanya kondisi lantai pelabuhan saja lapuk, namun yang lebih mirisnya lagi, saat ini tiang pancang sembuang tempat nyandarnya kapal fery juga hancur.

Dan kuat dugaan, ini juga salah satu faktor penyebab sehingga kapal fery sudah tidak lagi merapat ke Dermaga Desa Tanjung. Persis seperti yang dijabarkan warga, kondisi pelabuhan saat ini memang sangat memprihatinkan.

Kepala Desa Tanjung Kelit, Mursidi mengatakan “Permasalahan dermaga ini sudah disampaikan kepada Wakil Bupati Lingga, pada saat menghadiri acara resepsi pernikahan warga Desa Tanjung Kelit, kemarin, tepatnya Sabtu (23/10/2021). Dan kondisi dermaga/pelabuhan rusak seperti ini sudah lebih kurang dua bulan,”ujar Kades.

(DL)