Warga Kelurahan Bakaran Batu Menolak Perpanjangan Ijin Tower BTS

0
131
Surat keberatan warga.
Dijual Rumah

Labuhanbatu, buktipers.com – Warga lingkungan Padat Karya, Kelurahan Bakaran Batu, Kecamatan Rantau Selatan, meminta Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Labuhanbatu tidak memperpanjang ijin operasional Tower Base Transceiver Station (BTS), Senin (29/11/2021) lalu.

Surat penolakan perpanjangan operasional tower BTS yang berada di lingkungan padat penduduk itu sudah dikirimkan via pos yang ditujukan kepada PT Telkomsel Regional Sumatera yang juga ditembuskan kepada Bupati Labuhanbatu dan DPRD Labuhanbatu dengan tanggal surat, 23 September 2021.

Kepala Lingkungan Padat Karya, Kamil Safa Zulkaran kepada wartawan, membenarkan adanya surat penolakan perpanjangan tower BTS yang sudah dikirimkan ke beberapa instansi.

“Sejauh ini, warga masyarakat memang tidak mau lagi tower dan izin perpanjangannya dikeluarkan lagi. Kita sebagai keplingnya harus terima aspirasi warga,”ujarnya.

Dijelaskannya, alasan dari penolakan itu diantaranya, selama berdiri tower BTS, banyak warga tergangu kesehatannya akibat radiasi sinyal dipancarkan.

Tidak adanya kontribusi perbaikan jalan di lingkungan pintu masuk jalan Saudara sejak tower berdiri. Selain itu, tidak ada kompensasi yang diberikan kepada warga sekitar tower.

Selama tower BTS berdiri, warga merasa ketakutan, khususnya warga yang rumahnya berjarak sekitar 10 meter dari tower.

Apalagi saat angin kencang dan sambaran petir mengakibatkan kerusakan alat alat elektronika dan listrik.

Kekhwatiran warga mengingat usia tower sudah mencapai 15 tahun, sehingga menimbulkan rasa was-was karena sewaktu-waktu bisa saja rubuh atau tumbang.

“Dengan alasan itu, warga lingkungan Padat Karya Kelurahan Bakaran Batu, Kecamatan Rantau Selatan meminta kepada Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu tidak memperpanjang ijin operasional Tower Base Transceiver Station,”ujarnya.

Surat penolakan perpanjangan ijin tower BTS itu ditandatangani puluhan warga sekitar lingkungan Padat Karya.

 

(Syafii Harahap)