Warga Kota Galuh Pertanyakan Pembangunan Salur Air di Tanah Milik SMP Negeri 2 Perbaungan

0
41
Salur air di tanah milik SMP Negeri 2 Perbaungan yang dipertanyakan warga.
Dijual Rumah

Sergai, buktipers.com – Warga Dusun II Desa Kota Galuh, Kecamatan Perbaungan, Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai), pertanyakan pembangunan saluran pembuangan air salah satu perusahaan, di tanah milik SMP Negeri 2 Perbaungan.

Seperti ditegaskan Razali (43), warga Dusun II Desa Kota Galuh, Jum’at (30/10/2020) sore, kepada media ini.

Dia sebagai warga setempat dan selaku wali murid, merasa aneh dan keberatan adanya bangunan saluran pembuangan air, di atas tanah Pemerintah.

“Kalaupun kepala SMP Negeri 2  mengizinkan, apakah Pemerintah juga memberi izin? Kalau ada izin, kita mau tau surat izin itu tembusan kemana? Oke lah tanah ini tanah Pemerintah, tapikan warga gak tau kedepannya, nanti saluran dan tempat itu mau dijadikan apa?,”sebutnya.

Razali juga menjelaskan, terkait aktivitas didalam gudang itu selama ini, dirinya dan warga tidak mengetahui.

Anehnya, warga maupun wali murid, tidak pernah dilibatkan atas kesepakatan pembangunan gudang, maupun saluran air yang diduga menyerobot tanah Pemerintah tersebut dan masyarakat menduga bangunan itu tidak mengantongi Izin Mendirikan Bangunan (IMB).

Soal pembangunan tersebut, Razali juga mengatakan, sudah mempertanyakan ke pihak Komite Sekolah, namun ketua Komite mengaku kaget karena sama sekali tidak dilibatkan dan bahkan tidak mengetahui sama sekali ada pembangunan itu.

“Kami warga berharap kepada Pemerintah Kabupaten Sergai melalui OPD terkait agar meninjau pembangunan itu dan pengusaha tersebut buatlah saluran di tanahnya sendiri karena kita tak tau kedepannya, gudang atau pabrik bergerak di bidang apa kedepannya,” tutupnya.

Hal senada disampaikan Baginda Sagala (58). Ia berharap kepada Dinas Pendidikan Sergai untuk mengantisipasi permasalahan kedepannya terkait dugaan penyerobotan tanah milik SMP Negeri 2 Perbaungan.

“Selain itu, saya juga pertanyakan apakah bangunan perusahaan itu memiliki IMB, karena masyarakat juga belum mengetahui persis perusahaan tersebut namanya dan bergerak di bidang apa,”ujarnya penuh tanda tanya.

Terpisah, Kepala SMP Negeri 2 Perbaungan, Irwan Syahputra saat dikonfirmasi media, Sabtu (31/10/2020) mengatakan, “Yang sebenarnya, sekolah dibantu dalam pembangunan saluran air sekolah oleh pengusaha, sekaligus mereka menumpang mengalirkan air hujan dari kebun jambu mereka. Jadi, menguntungkan pihak sekolah,”jawabnya melalui pesan WhatsApp.

Sementara itu, Kabid SMP Dinas Pendidikan Sergai, Sujarwo, kepada wartawan mengaku, pihaknya akan memanggil Kepala SMP Negeri 2 Perbaungan, pada Senin (2/11/2020) nanti. Saya akan panggil Kepseknya, tegasnya.

 

(ML.hrp)