Beranda Hukum Warga Mesuji dan Ahli Waris Bahusin Siap Mengajukan Gugatan Ke Pengadilan Negeri...

Warga Mesuji dan Ahli Waris Bahusin Siap Mengajukan Gugatan Ke Pengadilan Negeri Menggala

251
0
IMG-20180313-WA0026
Loading...

Buktipers.com-Mesuji (Lampung)

Terungkap oleh reporter media mengenai adanya masyarakat yang selama ini mengikuti persidangan perkara nomor 07/Pdt.G/2017/PN.MGL dan persidangan Peninjauan Kembaii (PK) Pidana dengan Terpidana Hi. Hendy T Haroen nomor 01/PK.Pid/2017/PN.MGL sekitar 1 (satu) tahun yang akhirnya sadar masih ada hukum yang lebih pasti guna mempertahankan lahannya dan melepaskanya dari jerat hukum kehutanan.

Keberanian untuk maju ke persidangan terjadi setelah masyarakat mengetahui hukum yang dipergunakan oleh PT. Silva Inhutani Lampung berdasarkan SK dari Kehutanan masih lemah dan hanya pengadilan yang dapat memutuskan kelemahannya tersebut karena Kementrian atau Pemerintah selama ini hanya bermain-main saja dengan kebijakan dan tidak dengan hukum.

Walaupun KOMNAS HAM dan Tim telah dibentuk oleh Pemerintah Pusat ternyata setelah sekian tahun tetap tidak ada pemecahannya karena akarnya yang bermasalah kata masyarakat dan akarnya itu telah terbuka di pengadilan khususnya dalam persidangan perdata dan PK.

Baca Juga!  Kantongi Sabu Di Jalan AMD, Duda Penganguran Di Sergap Polisi

Dengan tidak pernah dilakukannya pengukuran  oleh Dirjen atas lahan register 45 sungai buaya yang telah dipatok tahun 1986 yang lahannya berasal dari lahan register 45, ex HPH dan lahan masyarkat sebagaimana dalam berita acara disebutkan lahan-ahan tersrebut, maka dengan telah dicabutnya SK PT. Silva Inhutani Lampung tahun 1997 dan diperpanjang lagi pada tahun 2004 dengan SK Perdamaian maka lahan masyarakat

hanya diperalat saja dengan demikian pengadilanlah tempatnya sebagaimana yang sekarang dalam persidangan terbuka hari ini tanggal 08 Maret 2018.

Masyarakat tinggal menunggu waktu saja dan kepercayaan masyarakat terhadap Pengadilan Negeri Menggala dengan Ketua PN Hakim Nor Ihwan yang tegas dan kayaknya mengedepankan pengabdiannya sebagai Aparat Penyelenggara Negara (APN) dibandingkan kepentingan Pribadi dan golongan. Kami Ketua PN seperti ini maka keadilan pasti lahir di Pengadilan ini kata masyarakat maka saatnyalah kami akan bersiap mengajukan gugatan. Kami akan meminta Pengacara yang tangguh dan tidak bisa masuk angin karena kalau tidak sia-sia saja perkara kami.

Baca Juga!  Misteri Dugaan Cabul, Humas Ponpes: Pelapor Itu Fitnah !!!!

“Kami mencoba melamar Advokat dari ANDITA’S LAW FIRM untuk membela dan memperjuangkan lahan kami dari penguasaan Kehutanan yang diberikannya kepada PT. Siilva Inhutani Lampung semoga Pak Tonin maulah,” kata mereka.

Ada juga masyarakat yang masih keturunan dari Bahusin yang termasuk masyarakat yang menyerahkan lahan seluas 32.500 kepada Pemerintah Hindia Belanda pada tahun 1940 berujar akan meminta kembali lahan tersebut karena nenek moyangnya dahulu memberikan untuk menjadi hutan rimba larangan bukan ditebang (HPH) dan selanjutnya dibuat jadi perkebunan karet/ sengon katanya dan ternyata telah memakan banyak korban dan hanya memberikan keuntungan untuk satu golongan saja.

Kami akan menyiapkan surat-surat yang ada sebelum memilih pengacara yang akan menyusun gugatan dan persidangan karena ini sudah lama maka perlu waktu katanya.

Baca Juga!  Faisal Abdi Si Penghina Suku Batak Di Sosmed Akhirnya Di Bekuk Polisi

Leluhur kami tidak tenang disana karena apa-apa yang diberikannya itu telah mensengsarakan banyak orang dan menguntungkan orang tertentu saja maka dengan ditariknya kembali lahan 32.500 Ha akan lebih baik keadaan daerah ini katanya dengan menghutankan sebagian dan sebagian dibagi kepada ahli waris dan masyarakat katanya pula dalam akhir wawancara.

Salah seorang warga yang telah beberapa kali ikut demo juga mengatakan tidak ada artinya karena tidak ada yang berubah malah lawan semakin kuat dan keberpihakan penguasa kepada lawan semakin kental katanya, dan saat ditanya siapa maksudnya lawan maka tidak mau menyebutkannya.(nang/rob/red)

Loading...