Warga Minta Polisi Usut Pungli Ganti Meteran Baru PLN Tebing

0
1054
2017-08-26_20.22.28 (1)

BuktiPers.Com – Tebing Tinggi (Sumut)

Pasca dugaan pungutan liar (pungli) yang dilakukan oleh oknum yang mengaku petugas dari Perusahaan Listrik Negara (PLN) Ranting Tebing Tinggi kepada pelanggan ketika menganti meteran baru, kini pihak PLN tetap masih berdiam diri alias cuek.

Bahkan, Manager PLN Ranting Tebing Tinggi, Syainan kepada wartawan, Sabtu (26/8/2017) hanya mengatakan kalau dirinya masih sibuk.

Menurutnya, kalau benar, mereka yang melakukan pungli akan diproses, dan bila terbukti akan segera dipecat atau Pemutusan Hubungan Kerja (PHK).

“Tapi untuk sementara ini, saya masih sibuk, nanti tunggu saya sudah tenang baru kita proses,” jawabnya sembari mengakui kalau pihaknya benar mengutip uang dan mengatakan akan mengembalikan kepada pelanggan yang diminta pada saat melakukan pergantian meteran di wilayah kerjanya.

Sekedar diketahui kembali, bahwa sejak sepekan ini, petugas yang mengaku oknum dari PLN itu telah melakukan pergantian meteran listrik di Emplasmen PTPN IV Kebun Pabatu Dusun 5.

Bahkan, petugas itu meminta kepada sejumlah pemilik rumah, biaya menambah arus senilai Rp 300 ribu.

Seperti penuturan warga yang dimintai uang oleh petugas yang mengaku dari PLN Ranting Tebing, Mak Padli dan Mak Paujan di tempat terpisah mengaku kecewa padahal mereka sudah membayar tapi listrik tetap padam. Malah ada meteran yang diduga bekas dan dipasang ulang.

Yang parahnya, saat kasus ini dikonfirmasi ke pihak PLN Ranting Tebing Tinggi, program pergantian meteran kepada pelanggan telah senyap dan 2 hari ini tidak terlihat lagi di lingkungan perkebunan. Namun, uang pelanggan belum juga dikembalikan.

Untuk itu, warga sangat berharap agar pihak berwajib (polisi-red) segera turun tangan untuk memberantas masalah pungli ini, harap warga. (Dav/Red)