Warga Panatapan Keluhkan Jalinsum Parapat Kerap Tergenang Air

0
242
Warga Panatapan keluhkan Jalinsum Parapat yang kerap tergenang air. (Foto/Stg)
Dijual Rumah

Buktipers.com – Simalungun (Sumut)

Warga Parapat, Mangiring Sinaga dan Eva Boru Nainggolan, yang bermukim di pinggir Jalinsum Parapat, tepatnya di Panatapan, Nagori (Desa) Sibaganding, Kecamatan Girsang Sipangan Bolon (Girsip), Kabupaten Simalungun, mengeluhkan  badan jalan yang kerap tergenang air, saat musim penghujan.

Hal itu disampaikan Mangiring Sinaga, kepada buktipers.com, di depan rumah mereka, Jalinsum Parapat (Panatapan), Nagori Sibaganding, Rabu (3/4/2019).

Dikatakan Mangiring, setiap musim penghujan, kurang lebih sekitar 30 meter, badan Jalinsum di depan warung mereka, di Panatapan, menjadi langganan banjir, setinggi 10-20 centimeter. Sehingga para pengunjung dan kendaraan yang parkir kerap tersiram air, ketika melintas di badan jalan tersebut, katanya.

Selain itu, katanya, akibat genangan air itu, tembok penahan rumah mereka selalu basah dan mengeluarkan air.

“Kita kuatir, didalam pori-pori tanah sudah banyak tersimpan air dan kalau ini terus menerus dibiarkan, kita takut akan menimbulkan hal – hal yang tidak kita duga,”ungkapnya.

Dia berharap kepada pemerintah, agar segera membuat saluran drainase atau pipa dari bawah badan jalan, sehingga badan jalan tidak tergenang air, khususnya saat musim penghujan.

Sementara itu, Manager PT Bumi Karsa, Hamdan, selaku rekanan pengerjaan Jalinsum Parapat, melalui selulernya, mengatakan, pihaknya akan segera meninjau lokasi jalan yang kerap tergenang air, agar dapat diatasi segera. Karena genangan air tersebut, dapat mempercepat rusaknya badan jalan, katanya.

(Stg)