Warga Sukadamai Tanjungbalai Protes Bangunan Drainase Dikerjakan Diatas Air Parit

0
280
Dijual Rumah

Buktipers.com-Tanjungbalai (Sumut),

Warga Jalan Suka Damai LK II Kelurahan Pahang Kecamatan Datuk Bandar Kota Tanjungbalai protes atas proses pelaksanaan pembangunan Drainase didaerah itu dikerjakan diatas air parit tanpa dikuras terlebih dahulu dan tanpa alas dasar. Protes itu disampaikan warga, Jumat (31/8) pagi dan meminta pekerjaan itu dihentikan sementara sebelum air dalam parit dikuras.

Udin (38) warga yang tinggal disekitar pembangunan jalan tersebut kepada Buktipers.com mengatakan bahwa pihak pelaksana kegiatan terkesan bekerja asal-asalan tanpa memikirkan mutu pekerjaan nya. Pasalnya, setelah diprotes justru pelaksanaan pembangunan itu terus dikerjakan. “Dari semalam sudah kita protes, tapi tetap saja dikerjakan. Bagaimana hasil nya jika drainase ini dibangun dengan kondisi tergenang air dan tanpa alas dasar,” ucap Udin diamini Harianja (38) warga setempat lainnya.

Sementara itu, pihak pelaksana proyek, Mastor saat dijumpai Buktipers.com dilokasi mengakui bahwa tukang nya mengerjakan bangunan drainase itu tanpa dikuras dengan berdalih karena mesin pompa penyedot air rusak. “Tukangnya uda kita ingatkan supaya dikuras airnya, namun tetap dikerjakan. Mungkin karena rusak mesinnya, ” dalih Mastor.

Amatan Buktipers.com dilokasi proyek tertera papan plank yang hanya tergantung didinding rumah warga bertuliskan bahwa sebagai penanggung jawab proyek itu adalah Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Kota Tanjungbalai dengan sub kegiatan Pembangunan Saluran Drainase/Gorong-gorong + Plat Dwiker dengan anggaran senilai Rp. 149.229.000,- bersumber dari APBD TA 2018, dengan pelaksana CV. Pd. Jakarta dengan masa pelaksanaan mulai Agustus s/d November 2018.

Proses pekerjaan proyek itu sudah dimulai ditahap pembangunan satu sisi drainase. Dan diduga pekerjaan nya tidak sesuai bestek. Diperkirakan, proyek drainase + Plat Dwiker itu akan dibangun sepanjang 150 meter.

Oleh karena itu, warga yang tinggal didekat lokasi proyek itu meminta kepada instansi dan pihak terkait agar meninjau proses pekerjaan proyek tersebut. “Kami warga disini yang akan menikmati hasil pembangunan ini. Jadi tolonglah dibangun sesuai dengan bestek. Kalo seperti ini sudah asal jadi bangunannya. Kami minta supaya TP4D harus memantau pelaksanaan setiap proyek khususnya proyek ini, agar sesuai dengan yang diharapkan. Lagian dipapan plank itu juga tertera tulisan bahwa proyek ini diawasi TP4D, ” sebut Tio (40) warga setempat. (Gani/Fauzi)