Beranda Serba Serbi Waspadai Begal Payudara! Ini Cerita Mereka yang Pernah Jadi Korban

Waspadai Begal Payudara! Ini Cerita Mereka yang Pernah Jadi Korban

136
0
Ilustrasi. (Net)
Loading...

Jakarta, buktipers.com – Seorang remaja perempuan di Bintaro, Tangerang Selatan menjadi korban begal payudara. Kejadian ini membuat para perempuan menjadi takut dan was-was saat akan bepergian ke luar rumah. Pasalnya, begal payudara hanyalah satu dari sekian banyak bentuk pelecehan maupun penyerangan seksual. Di luar sana ada banyak perempuan yang pernah mengalami kejadian semacam ini.

Salah satunya dialami oleh pembaca detikHealth, Fitriah, yang menceritakan pengalaman buruknya saat naik bus APTB (Angkutan Perbatasan Terintegrasi Bus TransJakarta) dari Cawang menuju Bogor sekitar jam 19.30 malam. Di sebelahnya duduk seorang bapak-bapak yang tampak seperti penumpang pada umumnya. Karena tidak ada rasa curiga ia tidur selama perjalanan.

Baca Juga!  ‘Lecehkan’ Penumpang Wanita, Sopir Bintang Utara Akhirnya Dipecat

“Pas tidur kerasa ada yang nyenggol payudara kanan, pelan banget hampir nggak kerasa. Gua masih merem dan mikir positif, kayanya itu tas si bapak sebelah. Tapi yang aneh, makin lama semakin kerasa kalo ini tuh disengaja,” katanya pada detikHealth, Jumat (9/8/2019).

Setelah berkali-kali mengubah posisi duduknya, Fitriah merasa si bapak ini tidak menunjukkan rasa segan. Ia malah semakin berani dan mulai menyentuh bagian tubuh lainnya. Fitriah juga menambahkan, saat itu ia memakai baju yang terbilang biasa, sweater panjang dan celana jeans.

Gua masih merem dan mikir positif, kayanya itu tas si bapak sebelah. Tapi yang aneh, makin lama semakin kerasa kalo ini tuh disengaja”. Fitriah – Korban

Siapapun bisa mengalami pelecehan seksual, terlepas dari baju apa yang ia kenakan. Modusnya bisa bermacam-macam. Pelecehan seksual tidak selalu ditandai dengan adanya kekerasan fisik. Beberapa korban yang kami tanyai pun sempat merasa ragu apakah tindakan berikut ini termasuk pelecehan seksual.

Baca Juga!  Tidak Memiliki Lahan? Dinas Pertanian Asahan Perkenalkan Berkebun Dengan Sistem Hidroponik.

Seperti yang dialami Shinta contohnya, di perjalanannya menuju Bogor pada siang hari. Ia menerima perlakuan tidak menyenangkan dari seorang bapak-bapak yang kemungkinan adalah tukang ojek terminal.

“Bapak ini tiba-tiba nyamperin sambil bawa motor, dia berhenti di depan gua dan nunjukkin kelaminnya. Gua kaget, sumpah kaget banget. Di situ gua langsung buru-buru pergi aja,” kisahnya.

Karena lokasinya kebetulan dekat dengan pos polisi, Shinta segera melaporkan kejadian tersebut. Ternyata polisi setempat pun mengkonfirmasi bahwa bapak tersebut memang memiliki kelainan seksual.

Pada dasarnya, butuh keberanian besar untuk membicarakan pengalaman buruk ini. Bicara pada orang terdekat saja rasanya sulit, apalagi melapor pada petugas hukum. Namun, ingatlah satu hal. Hanya dengan cara itu, kita bisa menyelamatkan korban-korban pelecehan selanjutnya.

Baca Juga!  Tersangka Korupsi di Riau Alami Gangguan Jiwa saat Ditahan

 

Sumber : detik.com

Loading...