Beranda Sumut World Cleanup Day 2019 Akan Digelar di Berbagai Titik

World Cleanup Day 2019 Akan Digelar di Berbagai Titik

47
0
Ilustrasi aksi bersih sampah, di Pulau Poncan Gadang, Kota Sibolga, Sumatera Utara, yang digelar Komunitas Menjaga Pantai Barat (Komantab).

Sibolga, buktipers.com – Pada tanggal 21 September, setiap tahun, digelar aksi bersih-bersih, bernama World Cleanup Day (WCD).

Aksi berlangsung di banyak negara. Tahun 2018, lalu, dikutip dari Mongabay.co.id, sebanyak 13 juta orang dari 144 negara, menjadi partisipan aksi global ini, termasuk dari negara Indonesia.

Di Indonesia, 3,3 juta orang menjadi partisipan dari 34 provinsi yang menggelarnya secara serentak.

Tahun 2019 aksi serupa akan kembali berlangsung, termasuk Provinsi Sumatera Utara. Terutama di wilayah Pantai Barat, sedikitnya 3 Kabupaten dan Kota menjadi partisipan, yaitu, Kota Sibolga, Kabupaten Tapanuli Tengah dan Kabupaten Tapanuli Utara.

“Persiapan sudah dimulai sejak sebulan lalu, mulai dari penunjukan leader, pembentukan coreteam dan penjaringan relawan atau voluntir,” ungkap Leader WCD Tapanuli Tengah, Afrizal Prima Akhir Pohan, kepada wartawan, Senin (16/9/2019).

Di Tapanuli Tengah tahun ini menjadi yang ketiga kali WCD digelar. Tahun 2018 lalu, dilakukan di satu titik saja, ujarnya.

Baca Juga!  Polres Sergai Gelar Rekonstruksi Kasus Pembunuhan, 17 Adegan Diperagakan Tersangka

“Tahun ini rencana akan berlangsung di 8 titik di Tapanuli Tengah, pematangan kegiatan terus kita lakukan, kita apresiasi banyak yang dukung, termasuk pemerintah setempat,” ungkapnya.

Terpisah, Nofi Kristanti Ndruru, Leader WCD Sibolga menuturkan, titik aksi bersih WCD, di kota itu, direncanakan berlangsung di 4 titik terpisah.

“Rencana awal ada empat titik, tapi kita akan terus evaluasi perkembangan jumlah relawan yang ada, yang pasti akan dilakukan di Pantai Ujung Sibolga (Pajus) dan Pelabuhan Lama, ini akan jadi titik utama WCD,” ungkapnya.

Soal target relawan, Nofi menyebutkan, tak mau muluk-muluk. Pihaknya akan merangkul sebanyak-banyaknya relawan yang ingin berpartisipasi.

“Tentu aksi ini merupakan aksi moral dan butuh kesadaran dan bukan paksaan, bersih itu adalah modal masa depan, kita bergerak dan merangkul dengan modal kesadaran, itu yang terpenting,” ucapnya.

Sementara itu, Leader WCD Tapanuli Utara, Paska Soritua Marbun, mengaku mendapat apresiasi, baik dari lintas pihak di Kabupaten tersebut.

Baca Juga!  Pria Ini Ditangkap Polisi karena Bakar Rumah Orangtuanya

“Ada komunitas, ada sekolah dan ada juga dari individu, baguslah responnya,”kata Paska sata dihubungi lewat telepon.

Dia menuturkan, di Tapanuli Utara, aksi WCD baru pertama kali digelar. Kendati hal baru, Paska dan tim mengaku bersemangat menjalankan misi kemanusiaan tersebut.

“Bagi saya dan tim, ini merupakan misi kemanusiaan, dunia sudah kotor dengan sampah. Membersihkannya harus dimulai sedini mungkin dan dari diri sendiri. Masa depan dunia ke depan ada di tangan kita, nah mewariskan hal-hal baik adalah tugas kemanusiaan,”kata Paska.

Terkait titik aksi WCD, Wakabid Sarinah GMNI Tapanuli Utara ini menyebutkan, direncanakan akan digelar di 5 titik terpisah, yakni Air Soda di Desa Parbubu 1, Tanggul sekitarnya, pinggir Pajak Tarutung, Terminal Siborong-borong dan Pelabuhan Muara.

“Titik utama WCD di Tanggul,” kata Paska.

Dia berharap, aksi ini mendapat dukungan banyak pihak, terutama Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara. Kesadaran bersih dari sampah, menurutnya, harus terus ditularkan terutama oleh pemerintah.

Baca Juga!  Lagi, Siantar ‘Dihantui’ Rumah Terbakar, Kali Ini Milik Warga Tomuan

“Kami yakin pemerintah tentu akan mendukung aksi ini, kebaikan ini akan menjadi manfaat besar, apalagi bisa didorong menjadi sebuah gerakan kesadaran,” tutupnya.

WCD Targetkan 3 Juta Partisipan di Sumut

World Cleanup Day 2019, yang akan di gelar di Pantai Barat Sumut akan Digelar di berbagai titik.

Leader WCD Sumut, Tiara Ayu Andani menyebutkan, pihaknya menargetkan sebanyak 3 juta partisipan, di tahun ini.

Jumlah tersebut berasal dari 18 Kabupaten dan Kota yang ikut menggelar aksi WCD, di tanggal 21 September nanti secara serentak.

Menurut dia, persiapan terus dilakukan tim di berbagai daerah. Untuk beberapa daerah, dukungan juga datang dari para kepala daerah.

“Juga Dinas Pendidikan Provinsi Sumut, membantu dalam hal memberikan himbauan ke semua sekolah se Sumut untuk ikut serta dalam aksi positif ini,” imbuh Tiara.

(Job Purba/Rel)

Loading...